Jomblo itu memang nikmat namun merasa kesepian karena kurangnya perhatian dari lawan jenis. Tapi itulah cobaan selama kita masih ingin menegakkan syariat ALLAH, karena Islam tak mengenal apa itu pacaran, pacaran itu hanya membawa kepada hal-hal negatif sehingga timbullah kemaksiatan didalamnya.
Tapiiiiiiiii Ya ALLAH hatiku kecilku ingiiiiiiinnn sekali merasakan pacaran di waktu muda, aku juga sama seperti yang lain, aku juga ingin punya pacar seperti teman-teman...yahhhh walaupun hanya sekali...=(
Tapiii aku malu kepada-Mu yang maha melihat; aku malu kepada kedua orang tuaku karena masih meminta uang kepada keduanya; aku juga malu pada diri sendiri karena pernah berkata tidak akan pacaran, yang ada aku melakukan ta'aruf kemudian menikah setelah tamat S1 dan mendapatkan pekerjaan tetap; malu kepada teman-teman karena aku sering menasehati mereka agar tidak berlebihan ketika pacaran..
Sampai saat ini aku pun belum pernah merasakan apa itu pacaran...mungkin ALLAH belum mengizinkan aku tuk pacaran...
"Ya ALLAH jikalau aku tak menemukan jodohmu di dunia maka temukanlah aku jodoh di surga-Mu atau berikanlah jodoh yang cocok dan baik menurut-Mu untukku, teguhkanlah iman dan ketaqwaan ku untuk beribadah kepada-Mu, menjalankan syariat dan perintah-Mu, serta menjauhi larangan-Mu dengan ta'muru bil ma'ruf wa yanhau na 'anil munkar...amiiiinnnn
^.^
dari someone..
Minggu, 25 April 2010
Web Science : A Framework For Web Science
:::Kelompok:::
2IA05
Dimas Nugeroho (50408282)
Muhammad Iqbal (50408977)
Selviana Hayuningrum (50408778)
Widi Tri Cahyo Artono Nugroho (50408864)
Yendry Mailinda (50408880)
Web berfungsi sebagai sistem desentralisasi informasi yang berlaku efektif. Disini akan ditinjau dasar prinsip-prinsip arsitektur Web yang didesain untuk mendukung pertumbuhan dan nilai-nilai sosial berbagai informasi dan perilaku terpercaya.
Web Arsitektur
Web adalah suatu ruang di mana sumber daya diidentifikasi oleh Seragam Resource Identifier (URIs). Ada protokol untuk mendukung interaksi antara agen dengan format untuk mewakili informasi sumber daya. Ini merupakan bahan dasar dari Web. Pada desain tergantung pada utilitas dan eficiency interaksi Web dan desain tergantung pada gilirannya yang menggunakan beberapa prinsip diantaranya merupakan bagian dari suatu konsepsi yang asli. Identifikasi sumber daya penting untuk dapat berbagi informasi, alasan, saling sharing. Sumber daya tersebut dapat berupa apa saja yang dapat dihubungkan dengan atau yang sedang dibicarakan seperti banyaknya sumber daya informasi murni, tetapi orang lain tidak. Selanjutnya, tidak semua sumber daya di Web dapat diidentifikasi atau diperbaiki. Sistem identifikasi diperlukan untuk menyesuaikan satuan global standar. URI menyediakan sistem tersebut. yang memungkinkan untuk alternative sistem URI untuk dikembangkan, tetapi nilai tambah dari suatu sistem pengenal global tunggal yang memungkinkan hubungan, bookmark dan lainnya sebagai suatui fungsi di aplikasi yang berbeda -beda. Sumber Daya URI terkait dengan itu, dan setiap URI idealnya menunjukkan satu sumber daya secara konteks-independen. Prinsip-prinsip hubungan antara URI dan sumber daya yang diinginkan tetapi tidak harus dilaksanakan , biaya yang gagal tersebut berkaitan antara URI dengan sumber daya adalah ketidakmampuan yang mengacu pada hal tersebut, sedangkan biaya berfungsi untuk menempatkan dua sumber daya ke URI akan suatu kesalahan, data sebagai salah satu sumber daya yang akan diterapkan ke lainnya.
Kegunaan Web arsitektur pada umumnya dilakukan separuh oleh server dan separuh oleh klien, rasio yang tepat antara keduanya tergantung pada konteks suatu interaksi. Kekuatan Web berasal dari hubungan tersebut yang membuatnya menjadi mungkin. Sumber daya dapat berisi referensi ke suatu sumber daya dalam bentuk URI yang terintegrasi dapat digunakan untuk mengakses sumber daya kedua. Link ini memungkinkan asosiatif navigasi Web.
Metodologi
Adalah suatu aplikasi yang nyata dalam hal metodologis, peta dan grafik struktur Web adalah untuk mengambil sampling secara langsung dengan menentukan sebuah properti dengan model dan sampel dari Web yang seharusnya. Dengan pertumbuhan Web yang cepat maka dibuatlah survei yang lengkap dari pertanyaan tahun-tahun sebelumnya, dan ilmuwan membutuhkan informasi statistik yang cepat dan tepat waktu mengenai isi bahasa Web yang tersedia. Contoh sampling adalah kunci untuk metode tersebut, tapi sebagaimana seharusnya sampel dikumpulkan dalam rangka secara tepat.
Salah satu aspek dari web science adalah sebagai investigasi web,yaitu dalam hal ancaman, peluang dan invariants untuk perkembangannya. Lain halnya dengan teknik baru,yaitu suatu metode yang mungkin tak terduga berhubungan dengan informasi, yang menciptakan ekstensi non-konservatif Web. Teknik tersebut dapat berbasis penelitian atau berbasis industri. Sintesis sistem baru, bahasa, algoritma dan tool adalah kunci untuk pengembangan koheren dari suatu Web, misalnya dengan studi tentang sistem kognitif, di mana banyak kemajuan beberapa tahun terakhir telah datang dengan teknik eksplorasi serta analisis.Ilmu web adalah kombinasi dari sintesis, analisis dan gov- ernance yang dimulai dengan sintesis, lalu analisis, dan isu-isu sosial yang berdampak pada pengembangan Web, yang sebelumnya diselesaikan dengan diskusi masalah pemerintahan.
2IA05
Dimas Nugeroho (50408282)
Muhammad Iqbal (50408977)
Selviana Hayuningrum (50408778)
Widi Tri Cahyo Artono Nugroho (50408864)
Yendry Mailinda (50408880)
Web berfungsi sebagai sistem desentralisasi informasi yang berlaku efektif. Disini akan ditinjau dasar prinsip-prinsip arsitektur Web yang didesain untuk mendukung pertumbuhan dan nilai-nilai sosial berbagai informasi dan perilaku terpercaya.
Web Arsitektur
Web adalah suatu ruang di mana sumber daya diidentifikasi oleh Seragam Resource Identifier (URIs). Ada protokol untuk mendukung interaksi antara agen dengan format untuk mewakili informasi sumber daya. Ini merupakan bahan dasar dari Web. Pada desain tergantung pada utilitas dan eficiency interaksi Web dan desain tergantung pada gilirannya yang menggunakan beberapa prinsip diantaranya merupakan bagian dari suatu konsepsi yang asli. Identifikasi sumber daya penting untuk dapat berbagi informasi, alasan, saling sharing. Sumber daya tersebut dapat berupa apa saja yang dapat dihubungkan dengan atau yang sedang dibicarakan seperti banyaknya sumber daya informasi murni, tetapi orang lain tidak. Selanjutnya, tidak semua sumber daya di Web dapat diidentifikasi atau diperbaiki. Sistem identifikasi diperlukan untuk menyesuaikan satuan global standar. URI menyediakan sistem tersebut. yang memungkinkan untuk alternative sistem URI untuk dikembangkan, tetapi nilai tambah dari suatu sistem pengenal global tunggal yang memungkinkan hubungan, bookmark dan lainnya sebagai suatui fungsi di aplikasi yang berbeda -beda. Sumber Daya URI terkait dengan itu, dan setiap URI idealnya menunjukkan satu sumber daya secara konteks-independen. Prinsip-prinsip hubungan antara URI dan sumber daya yang diinginkan tetapi tidak harus dilaksanakan , biaya yang gagal tersebut berkaitan antara URI dengan sumber daya adalah ketidakmampuan yang mengacu pada hal tersebut, sedangkan biaya berfungsi untuk menempatkan dua sumber daya ke URI akan suatu kesalahan, data sebagai salah satu sumber daya yang akan diterapkan ke lainnya.
Kegunaan Web arsitektur pada umumnya dilakukan separuh oleh server dan separuh oleh klien, rasio yang tepat antara keduanya tergantung pada konteks suatu interaksi. Kekuatan Web berasal dari hubungan tersebut yang membuatnya menjadi mungkin. Sumber daya dapat berisi referensi ke suatu sumber daya dalam bentuk URI yang terintegrasi dapat digunakan untuk mengakses sumber daya kedua. Link ini memungkinkan asosiatif navigasi Web.
Metodologi
Adalah suatu aplikasi yang nyata dalam hal metodologis, peta dan grafik struktur Web adalah untuk mengambil sampling secara langsung dengan menentukan sebuah properti dengan model dan sampel dari Web yang seharusnya. Dengan pertumbuhan Web yang cepat maka dibuatlah survei yang lengkap dari pertanyaan tahun-tahun sebelumnya, dan ilmuwan membutuhkan informasi statistik yang cepat dan tepat waktu mengenai isi bahasa Web yang tersedia. Contoh sampling adalah kunci untuk metode tersebut, tapi sebagaimana seharusnya sampel dikumpulkan dalam rangka secara tepat.
Salah satu aspek dari web science adalah sebagai investigasi web,yaitu dalam hal ancaman, peluang dan invariants untuk perkembangannya. Lain halnya dengan teknik baru,yaitu suatu metode yang mungkin tak terduga berhubungan dengan informasi, yang menciptakan ekstensi non-konservatif Web. Teknik tersebut dapat berbasis penelitian atau berbasis industri. Sintesis sistem baru, bahasa, algoritma dan tool adalah kunci untuk pengembangan koheren dari suatu Web, misalnya dengan studi tentang sistem kognitif, di mana banyak kemajuan beberapa tahun terakhir telah datang dengan teknik eksplorasi serta analisis.Ilmu web adalah kombinasi dari sintesis, analisis dan gov- ernance yang dimulai dengan sintesis, lalu analisis, dan isu-isu sosial yang berdampak pada pengembangan Web, yang sebelumnya diselesaikan dengan diskusi masalah pemerintahan.
Senin, 19 April 2010
BEDA ANTARA SUKA, CINTA DAN SAYANG
Dihadapan orang yang kau cintai,
musim dingin berubah menjadi musim semi yang
indah
Dihadapan orang yang kau sukai,
musim dingin tetap saja musim dingin hanya
suasananya lebih indah sedikit
Dihadapan orang yang kau cintai,
jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai,
kau hanya merasa senang dan gembira saja
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang
kau cintai, matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang
kau sukai, engkau hanya tersenyum saja
Dihadapan orang yang kau cintai,
kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang
terdalam
Dihadapan orang yang kau sukai,
kata kata hanya keluar dari pikiran saja
Jika orang yang kau cintai menangis,
engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau sukai menangis,
engkau hanya menghibur saja
Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan
rasa suka dimulai dari telinga
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,
cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari
orang yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi
tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam
jarak waktu yang cukup lama.
“Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta… ada
perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang…. rasa yang tidak hilang
secepat rasa cinta. Rasa yang tidak mudah
berubah.
Perasaan yang dapat membuat mu berkorban
untuk orang yang kamu sayangi.
Mau menderita demi kebahagiaan orang yang
kamu sayangi.
Cinta ingin memiliki. Tetapi Sayang hanya ingin
melihat orang yang disayanginya bahagia..
walaupun harus kehilangan.”
so sweeettt ni puisi (w bangeeettt)...^.^
sumber : google
musim dingin berubah menjadi musim semi yang
indah
Dihadapan orang yang kau sukai,
musim dingin tetap saja musim dingin hanya
suasananya lebih indah sedikit
Dihadapan orang yang kau cintai,
jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai,
kau hanya merasa senang dan gembira saja
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang
kau cintai, matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang
kau sukai, engkau hanya tersenyum saja
Dihadapan orang yang kau cintai,
kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang
terdalam
Dihadapan orang yang kau sukai,
kata kata hanya keluar dari pikiran saja
Jika orang yang kau cintai menangis,
engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau sukai menangis,
engkau hanya menghibur saja
Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan
rasa suka dimulai dari telinga
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,
cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari
orang yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi
tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam
jarak waktu yang cukup lama.
“Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta… ada
perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang…. rasa yang tidak hilang
secepat rasa cinta. Rasa yang tidak mudah
berubah.
Perasaan yang dapat membuat mu berkorban
untuk orang yang kamu sayangi.
Mau menderita demi kebahagiaan orang yang
kamu sayangi.
Cinta ingin memiliki. Tetapi Sayang hanya ingin
melihat orang yang disayanginya bahagia..
walaupun harus kehilangan.”
so sweeettt ni puisi (w bangeeettt)...^.^
sumber : google
Minggu, 04 April 2010
Teknik Kalkulasi Alamat
TUGAS SISTEM BERKAS
:::Kelompok:::
2IA05
Dimas Nugeroho (50408282)
Muhammad Iqbal (50408977)
Selviana Hayuningrum (50408778)
Widi Tri Cahyo (50408864)
Yendry Mailinda (50408880)
Teknik Kalkulasi Alamat
• Scatter Diagram Techniques
Scatter Diagram adalah alat untuk menentukan hubungan potensial antara dua set variabel yang berbeda, yaitu bagaimana perubahan satu variabel dengan variabel lain. Diagram ini hanya plot pasang data terkait dari dua variabel, yang biasanya dua variabel dalam proses menjadi mempelajari,. pencar Diagram tidak tepat menentukan hubungan antara kedua variabel tapi tidak menunjukkan apakah mereka berkorelasi atau tidak. Ini, dengan sendirinya, juga tidak memprediksi dan pengaruh hubungan sebab antara variabel-variabel ini.
Diagram pencar digunakan untuk: 1) cepat mengkonfirmasi hipotesis bahwa dua variabel tersebut berkorelasi; 2) memberikan gambaran grafis dari kekuatan hubungan antara dua variabel, dan 3) berfungsi sebagai langkah tindak lanjut untuk efek-penyebab analisis untuk menentukan apakah perubahan dalam menyebabkan diidentifikasi memang bisa menghasilkan perubahan diidentifikasi pengaruhnya.
Untuk membuat diagram pencar untuk dua variabel yang membutuhkan konfirmasi korelasi, langkah-langkah sederhana berikut biasanya diikuti :
1) mengumpulkan 50-100 pasang data untuk dua variabel dan tabulasi mereka;
2) menggambar-x dan y-sumbu diagram, seiring dengan skala yang meningkatkan ke kanan untuk sumbu x dan ke atas untuk sumbu-y;
3) menetapkan data untuk satu variabel dengan sumbu x-(variabel independen) dan data untuk variabel lain untuk sumbu y (variabel independen);
4) pasang plot data pada diagram pencar, mengepung (sebanyak yang diperlukan) semua titik data yang diulang.
Untuk membuat diagram pencar untuk dua variabel yang membutuhkan konfirmasi korelasi, langkah-langkah sederhana berikut biasanya diikuti:
Interpretasi diagram pencar yang dihasilkan adalah yang sederhana seperti melihat pola yang dibentuk oleh poin.. Jika titik data digambarkan pada diagram pencar adalah seluruh tempat tanpa pola dilihat apa pun, maka tidak ada korelasi sama sekali antara dua variabel dari diagram pencar. Sebuah contoh diagram pencar yang tidak menunjukkan korelasi ditunjukkan pada Gambar 1.

-Scatter Diagram menunjukkan tidak ada korelasi-
Ada korelasi positif antara dua set data jika kenaikan-nilai hasil x pada peningkatan nilai-y. Gambar 2a menunjukkan diagram pencar yang positif korelasi pameran. Perhatikan bahwa dalam korelasi tersebut, maka titik data merupakan garis diagonal bisa dilihat dengan jelas yang terjadi dari kiri bawah ke pojok kanan atas.
Hubungan dua variable dapat digambarkan dalam diagram berserak. Pada diagram ini variable independen digambarkan pada skala horisontal (skala X), sedang varible dependen digambarkan pada skala horsontal (skala Y). Selanjutnya pasangan 2 variable digambarkan pada giagram ini.
Apabila gambar titik-titik pada diagram itu menunjukkan suatu garis lurus, maka berarti ada hubungan sempurna antara variable yang satu dengan yang lainnya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggambar garis pada diagram berserak adalah :
1. garis yang digambar harus sedekat mungkin dengan semua titik yang ada di dalam diagram berserak.
2. Jumlah titik-titik yang berada pada masing-masing bagian garis yakni bagian atas dan bawah harus sama.
3. Garis itu harus digambar sedemikian rupa, sehingga titik yang berada di bagian atas dan bawah mempunya jarak yang sama.
Agar lebih jelas dalam pembahasan diagram berserak ini kita ambil contoh sebagai berikut:
Variable X dan Y
(iklan dan penjualan)

Dua variable tersebut dapat digambarkan dalam diagram berserak sebagai berikut :

Variable X digambarkan pada sumbu horisontal, sedang variable Y pada sumbu vertikal. Selanjutnya titik-titik pada diagram berserak merupakan Variable X da Y yang berpasangan dapat digambarkan denga mudah. Garis regeresi yang merupakan garis lurus digambarkan dengan metode bebas (free hands methode). Metode diagram berserak ini mempunyai kebaikan yaitu sederhana dan mudah, namum mempunyai kelemahan, karena garis regresi digambar dengan methode bebas, maka hasilnya sangat subjektive.
• Key To Address Transformation Methods
Teknik yang digunakan dalam teori mengoreksi kesalahan-kode ini diterapkan untuk menyelesaikan masalah menangani file besar. Teknik yang digunakan dalam teori mengoreksi kesalahan-kode ini diterapkan untuk menyelesaikan masalah menangani file besar. Pendekatan baru ini ke file menangani masalah digambarkan dengan desain khusus untuk menunjukkan kelayakan Pendekatan baru ini ke file menangani masalah digambarkan dengan desain khusus untuk menunjukkan kelayakan. . Efektivitas adalah lebih lanjut diilustrasikan dengan membandingkan hasil uji yang diperoleh dari simulasi perhitungan, yang menggunakan data khas, terhadap nilai-nilai dihitung dari model yang ideal. efektivitas adalah lebih lanjut diilustrasikan dengan membandingkan hasil uji yang diperoleh dari simulasi perhitungan, yang menggunakan data khas, terhadap nilai-nilai dihitung dari model yang ideal.
• Hash Tables Methods
Setiap elemen kunci / nilai pasangan disimpan dalam sebuah objek DictionaryEntry. tombol A tidak dapat apa-apa, tetapi memiliki nilai.
Objek yang digunakan sebagai kunci oleh Hashtable diminta untuk mengganti metode Object.GetHashCode (atau antarmuka IHashCodeProvider) dan metode Object.Equals. Pelaksanaan kedua metode dan interface harus menangani kasus sensitivitas dengan cara yang sama, jika tidak, itu Hashtable mungkin berperilaku tidak semestinya. Misalnya, saat membuat Hashtable, Anda harus menggunakan kelas CaseInsensitiveHashCodeProvider (atau implementasi IHashCodeProvider case-insensitive) dengan kelas CaseInsensitiveComparer (atau implementasi IComparer case-insensitive).
Selanjutnya, metode ini harus menghasilkan hasil yang sama saat dipanggil dengan parameter yang sama saat kunci ada di Hashtable. Sebuah alternatif adalah dengan menggunakan konstruktor Hashtable dengan parameter IEqualityComparer. Jika kesetaraan kunci hanya referensi kesetaraan, pelaksanaan warisan Object.GetHashCode dan Object.Equals sudah cukup.
Kunci obyek harus berubah sepanjang mereka digunakan sebagai kunci dalam Hashtable.
Ketika sebuah elemen akan ditambahkan ke Hashtable, elemen tersebut dimasukkan ke dalam ember berdasarkan kode hash kunci. lookup kemudian atas penggunaan kode kunci hash dari kunci untuk mencari hanya dalam satu ember tertentu, sehingga secara substansial mengurangi jumlah perbandingan kunci yang diperlukan untuk menemukan suatu elemen.
Faktor beban dari Hashtable menentukan rasio maksimum dari elemen ke ember. faktor beban yang lebih kecil menyebabkan lookup kali lebih cepat dengan biaya rata-rata konsumsi memori meningkat. Beban default faktor 1,0 umumnya memberikan keseimbangan terbaik antara kecepatan dan ukuran. A load factor yang berbeda juga dapat ditentukan ketika Hashtable dibuat.
Sebagai unsur ditambahkan ke Hashtable, faktor beban yang sebenarnya dari kenaikan Hashtable. Ketika load factor yang sebenarnya mencapai load factor yang ditentukan, jumlah ember di Hashtable secara otomatis meningkat ke bilangan prima terkecil yang lebih besar dari dua kali lipat jumlah saat ini ember Hashtable.
Setiap objek kunci dalam Hashtable harus menyediakan sendiri fungsi hash, yang dapat diakses dengan menelepon GetHash. Namun, setiap objek mengimplementasikan IHashCodeProvider dapat dikirimkan ke sebuah konstruktor Hashtable, dan bahwa fungsi hash digunakan untuk semua objek dalam tabel.
Kapasitas suatu Hashtable adalah jumlah elemen, Hashtable dapat terus. Sebagai elemen yang ditambahkan ke Hashtable, kapasitas meningkat secara otomatis diperlukan melalui realokasi.
Contoh :
VB :
For Each de as DictionaryEntry In myHashtable
...
Next de
Pernyataan foreach adalah pembungkus sekitar pencacah, yang hanya memungkinkan membaca, tidak menulis untuk, koleksi.
Karena serialisasi dan deserializing suatu pencacah untuk Hashtable dapat menyebabkan elemen menjadi mengatur kembali, tidak mungkin untuk melanjutkan pencacahan tanpa pemanggilan metode Reset.
Catatan!!
Karena kunci bisa diwariskan dan perilaku mereka berubah, keunikan absolut mereka tidak dapat dijamin oleh perbandingan menggunakan metode Hasil.



• Hashing
Metode Coalesced Hashing adalah metode yang dipergunakan untuk penanganan collision (mengatasi tabrakan) dengan menggunakan penunjuk untuk menghubungkan bagian-bagoan yang memiliki persamaan kunci.
Bila terjadi tubrukan, maka akan memakai alamat yang paling besar.
Contoh :
Lakukan metode coalesced hashing terhadap :
38, 51, 40, 61, 83, 24, 60
Jawab :
Lakukan hash dengan kunci mod 11 (mengapa 11? krn 11 adalah kapasitas berkas)

• Masukkan ke alamat
• Untuk membaca masing-masing rekaman 1x diperlukan rata-rata probe = 1,1

• probe total = 10
probe rata-rata = 10/9 = 1,1
Beberapa fungsi hash yang umum digunakan adalah : division remainder, mid square, dan folding.
DIVISION REMAINDER
Idenya adalah, membagi nilai key field dengan nilai tertentu, dan sisa pembagian tersebut dijadikan alamat relatifnya. Nilai tertentu itu terserah kita, ada yang membagi dengan bilangan prima, namun ada juga yang tidak.Yang jelas, tujuannya adalah agar alamat yang akan digunakan bisa berbeda sekecil mungkin (menghemat memori) dan menghindari benturan yang bakal terjadi.
Ada perhitungan faktor muat (load factor) yaitu, jika kita memiliki sejumlah record yang akan ditempatkan ke dalam memori, maka setidaknya kita harus menyediakan memori yang kapasitasnya melebihi dari jumlah record tersebut. Misalkan, kita memiliki 4000 record, maka sebaiknya kita memiliki memory space sebanyak 5000 alamat. Faktor muat dihitung dengan cara membagi jumlah record dalam file dengan jumlah maksimum record dalam file (alamat yang tersedia). Semakin besar nilai faktor muat maka semakin baik teknik ini digunakan. Faktor muat untuk contoh di atas adalah 4000/5000 = 0,8.
MID SQUARE
Teknik ini dilakukan dengan cara melakukan kuadratisasi nilai key field dan diambil nilai tengahnya sebanyak jumlah digit yang diinginkan. Misalkan, nilai key-nya = 123456790, setelah dikuadratkan hasilnya = 15241578997104100 dan diambil 4 digit di tengahnya, yaitu 8997. Jadi, alamat memori untuk data tersebut di 8997.
HASING BY FOLDING
Teknik ini dilakukan dengan cara ’melipat’ nilai dari kunci atribut sebanyak digit yang dibutuhkan (dari kanan), kemudian dijumlahkan. Nilai terbesar dari jumlah tersebut dibuang (jika melebihi digit yang dibutuhkan). Misalkan untuk nilai key 123456790, maka empat angka di belakang setelah dilipat menjadi 0976, angka tersebut ditambahkan dengan empat angka kedua (dari kanan) yaitu 2345 dan angka 1 paling kiri :
0976
2345
1
——– +
4321
Maka, alamat dari data tersebut adalah di 4321.
Berbagai teknik dalam penentuan penempatan data di memori (sekunder) komputer terus berkembang. Tentu saja karena data yang direkam biasanya selalu bersifat dinamis (bisa bertambah, berkurang, di-copy, di-sorting) dan sebagainya. Kedinamisan tersebut tentu saja bisa berpengaruh terhadap alamat-alamat yang sudah ditetapkan sebelumnya yang bersifat fixed size space atau memiliki ukuran alamat yang tetap (satu misalnya, jika kita meng-copy data tersebut yang semula di hard disk ke dalam disket, apakah alamat-alamat yang tersedia di disket sama dengan di hard disk ?, tentu tidak).
Teknik hash baru yang dikembangkan antara lain dynamic hashing, extendible hashing, dan virtual hashing. Tujuannya adalah agar alamat-alamat yang sudah ada tidak berubah meskipun data baru ditambahkan dengan cara membagi-bagi memori menjadi bagian-bagian tertentu yang disebut dengan blok atau bucket, bila sebuah record akan dimasukkan ke dalam bucket yang sudah penuh, maka bucket baru disediakan kembali.
Dynamic hashing memakai struktur indeks binary tree untuk menyimpan track dari bucket dan pointer untuk menuju ke record yang diinginkan. Extendible hashing menggunakan direction untuk menyimpan track dari bucket dan pointer untuk menuju ke record yang diinginkan. Sedangkan virtual hashing lebih luas lagi, termasuk di dalamnya dynamic hashing dan extendible hashing dan berbagai teknik indeks lainnya (yang tidak dibahas di sini).
Dalam ilmu komputer , sebuah tabel hash atau hash peta adalah struktur data yang menggunakan fungsi hash untuk efisien peta pengidentifikasi tertentu atau kunci (misalnya, nama-nama orang) untuk dihubungkan nilai (misalnya, nomor telepon mereka). Fungsi hash digunakan untuk mengubah kunci ke indeks (hash) dari array elemen (dalam slot atau ember) dimana nilai yang sesuai yang akan dicari.
Idealnya fungsi hash harus peta setiap tombol mungkin untuk indeks slot yang berbeda, tapi ideal ini jarang dicapai dalam praktek (kecuali tombol hash tetap; entri baru yaitu tidak pernah ditambahkan ke tabel setelah penciptaan). Kebanyakan desain tabel hash berasumsi bahwa hash tabrakan -pasang kunci yang berbeda dengan nilai hash yang sama-kejadian normal dan harus diakomodasi dalam beberapa cara.
Dalam tabel hash dimensioned-baik, biaya rata-rata (jumlah instruksi ) untuk setiap pencarian independen dari jumlah elemen yang tersimpan dalam tabel. Banyak desain tabel hash juga memungkinkan insersi sewenang-wenang dan penghapusan dari-nilai pasangan kunci, pada rata-rata konstan (memang, diamortisasi ) biaya per operasi.
Dalam banyak situasi, tabel hash ternyata lebih efisien daripada pohon pencarian atau lainnya tabel struktur lookup. Untuk alasan ini, mereka banyak digunakan di berbagai jenis komputer perangkat lunak , terutama untuk array asosiatif , pengindeksan database , cache , dan set .
Tabel Hash seharusnya tidak bingung dengan daftar hash dan pohon hash digunakan dalam kriptografi dan transmisi data .
• Direct Addressing Techniques
Teknik Mengatasi lihat cara data yang dirujuk dalam sebuah instruksi assembler. Ada tiga cara untuk melakukan ini. (Semua instruksi ditunjukkan sejauh ini telah digunakan pertama dua).
Immediate Addressing Segera Mengatasi
Instruksi berakhir dengan huruf "I" (MVI, ADI, SUI, IHK) menggunakan pengalamatan langsung, yang berarti bahwa angka (atau simbol) diacu dalam instruksi diambil untuk menjadi data aktual.
Sebagai contoh :
mvi A, 4 ;Copy the actual value "4" into Reg A MVI A, 4; Salin nilai sebenarnya "4" ke Reg A
Direct Addressing Direct Addressing
Semua instruksi lain yang diperlihatkan menggunakan pengalamatan langsung, yang berarti bahwa data yang direferensikan sebenarnya disimpan dalam struktur lain - baik sebuah register atau lokasi memori.
Sebagai contoh :
lda 0FFh ; Copy the data at FFh (not the value FFh) into Reg A LDA 0FFh; Salin data FFh (bukan nilai FFh) ke Reg A
mov B, A ; Copy the data in Reg A to Reg B mov B, A; Copy data dalam Reg Reg A ke B
Pengalamatan tidak langsung
Jenis ketiga membahas teknik yang diperlukan untuk pengolahan data yang lebih efisien dalam memori, secara khusus, untuk pengolahan array.
Sebagai contoh misalkan kita ingin masukan 10 nilai-nilai, dan menyimpannya di 10 lokasi memori yang berurutan, mulai dari 0F0h.
Kode berikut memberi kita mulai - khususnya memanfaatkan sebuah loop yang akan masukan nomor E 10. Pendaftaran akan digunakan sebagai loop counter.
mvi E, 10 ; Initialize loop counter MVI E, 10; loop Inisialisasi counter
LOOP: in 01h ; Keyboard input to register A LOOP: di 01h; masukan Keyboard untuk mendaftar A
sta TABLE ; Store to memory (TABLE) TABEL sta; Store untuk memori (TABEL)
dcr E ; Decrement the loop counter DCR E; penurunan loop counter
jnz LOOP ; If not zero, go back jnz LOOP; Jika tidak nol, kembali
hlt hlt
TABLE: .ds 10 TABEL: 10. Ds
Masalahnya di sini adalah bahwa setiap kali nilai input disimpan di TABEL, hal itu akan disimpan dalam byte pertama. Kita perlu cara untuk "bergerak maju" ke lokasi memori berikutnya.
Pengalamatan tidak langsung adalah solusi untuk masalah tersebut. Dengan tidak langsung menangani, register digunakan untuk menyimpan alamat memori, bukan data. Sejak register dapat bertambah, ini memberikan metode yang efektif bergerak melalui alamat memori berturut-turut (dan karena itu, array).
Ada beberapa instruksi yang menggunakan pengalamatan langsung:
Instruction Pengajaran Description Deskripsi
lxi lxi B, value B, nilai
lxi D, value lxi D, nilai Stores value (2 bytes) into register pair (B + C) or (D + E). Toko nilai (2 byte) menjadi Pasangan register (B + C) atau (D + E).
lxi B,01234h ;Copy 12 into Reg B lxi B, 01234h; Salin ke Reg B 12
; and 34 into Reg C ; Dan 34 ke C Reg
ldax ldax B B
ldax D ldax D Copy data from memory to register A, where memory address is stored in register pair (B + C) or (D + E) Salin data dari memori ke register A, di mana alamat memori disimpan dalam pasangan register (B + C) atau (D + E)
ldax B ;Copy data from address found in ldax B; Copy data dari alamat yang ditemukan
;Reg B+C to Reg A. ; Reg B + C untuk Reg A.
stax Stax B B
stax D Stax D Copy data from register A to memory, where memory address is stored in register pair (B + C) or (D + E) Salin data dari register A ke memori, di mana alamat memori disimpan dalam pasangan register (B + C) atau (D + E)
stax D ;Copy data from Reg A to memory Stax D; data dari Reg A Salin ke memori
;where address is in Reg D+E , Dimana alamat di Reg D + E
inx inx B B
inx D inx D Increment register pair (B + C) or (D + E). Kenaikan mendaftarkan pasangan (B + C) atau (D + E).
Note that this does not increment both registers; rather, it treats the register pair as a single 2-byte number, adding 1 to the right-most (low-order) bit. Catatan bahwa ini tidak selisih kedua register, melainkan memperlakukan pasangan mendaftar sebagai nomor 2-byte tunggal, menambahkan 1 ke paling kanan (orde-rendah) bit.
Dengan menggunakan petunjuk ini, contoh sebelumnya sekarang dapat dilaksanakan sepenuhnya.. Untuk melakukan hal ini, alamat dari array harus ditempatkan dalam register pasangan B + C, yang akan bertambah di dalam loop Catatan instruksi pengalamatan tidak langsung ditampilkan dalam warna merah:
lxi B, TABLE ; Address of TABLE to Reg pair (B+C) lxi B, Tabel; Alamat TABLE untuk memasangkan Reg (B + C)
mvi E, 10 ; Initialize loop counter MVI E, 10; loop Inisialisasi counter
LOOP: in 01h ; Keyboard input to Reg A LOOP: di 01h; masukan Keyboard Reg A
stax B ; [B+C] := A Stax B; [B + C]: = A
inx B ; BC := BC + 1 inx B; SM: = + 1 SM
dcr E ; Decrement the loop counter DCR E; penurunan loop counter
jnz LOOP ; If not zero, go back jnz LOOP; Jika tidak nol, kembali
hlt hlt
TABLE: .ds 10 TABEL: 10. Ds
SUM: .db 0 SUM:. Db 0
Setelah ini dilakukan, loop lain dapat digunakan untuk menambahkan 10 nilai dalam array:
lxi B, TABLE ; Address of TABLE to Reg pair (B+C) lxi B, Tabel; Alamat TABLE untuk memasangkan Reg (B + C)
mvi E, 10 ; Initialize loop counter MVI E, 10; loop Inisialisasi counter
mvi D, 0 ; Initialize sum MVI D, 0; Inisialisasi jumlah
LOOP: ldax B ; A := [B+C] LOOP: B ldax; A: = [B + C]
add D ; New sum in A menambahkan D; Baru jumlah dalam A
mov D, A ; Save new sum to D mov D, A; Simpan uang baru untuk D
inx B ; BC := BC + 1 (increment array address) inx B; SM: = SM + 1 (selisih alamat array)
dcr E ; Decrement the loop counter DCR E; penurunan loop counter
jnz LOOP ; If not zero, go back jnz LOOP; Jika tidak nol, kembali
FINISH: mov A, D ; Put sum in reg A FINISH: mov A, D; jumlah Masukkan reg A
sta SUM ; Store to SUM SUM sta; Store untuk SUM
hlt hlt
• Randomizing Techniques
Padasampelacak(random sampling) dikenaldenganistilahsimple random sampling, stratified random sampling, cluster sampling, systematic sampling, danarea sampling. Pada non probability sampling dikenal beberapa teknik, antara lain adalah convenience sampling, purposive sampling, quota sampling, snowball sampling.
Simple Random Sampling atauSampelAcakSederhana
- Susun“sampling frame”
- Tetapkanjumlahsampelyang akandiambil
- Tentukanalatpemilihansampel
- Pilihsampelsampaidenganjumlahterpenuhi
Jika analisis penelitiannya cenderung deskriptif dan bersifat umum. Perbedaan karakter yang mungkin ada pada setiap unsure atau elemen populasi tidak merupakan hal yang penting bagi rencana analisisnya
Sumber dari :
www.google.com
:::Kelompok:::
2IA05
Dimas Nugeroho (50408282)
Muhammad Iqbal (50408977)
Selviana Hayuningrum (50408778)
Widi Tri Cahyo (50408864)
Yendry Mailinda (50408880)
Teknik Kalkulasi Alamat
• Scatter Diagram Techniques
Scatter Diagram adalah alat untuk menentukan hubungan potensial antara dua set variabel yang berbeda, yaitu bagaimana perubahan satu variabel dengan variabel lain. Diagram ini hanya plot pasang data terkait dari dua variabel, yang biasanya dua variabel dalam proses menjadi mempelajari,. pencar Diagram tidak tepat menentukan hubungan antara kedua variabel tapi tidak menunjukkan apakah mereka berkorelasi atau tidak. Ini, dengan sendirinya, juga tidak memprediksi dan pengaruh hubungan sebab antara variabel-variabel ini.
Diagram pencar digunakan untuk: 1) cepat mengkonfirmasi hipotesis bahwa dua variabel tersebut berkorelasi; 2) memberikan gambaran grafis dari kekuatan hubungan antara dua variabel, dan 3) berfungsi sebagai langkah tindak lanjut untuk efek-penyebab analisis untuk menentukan apakah perubahan dalam menyebabkan diidentifikasi memang bisa menghasilkan perubahan diidentifikasi pengaruhnya.
Untuk membuat diagram pencar untuk dua variabel yang membutuhkan konfirmasi korelasi, langkah-langkah sederhana berikut biasanya diikuti :
1) mengumpulkan 50-100 pasang data untuk dua variabel dan tabulasi mereka;
2) menggambar-x dan y-sumbu diagram, seiring dengan skala yang meningkatkan ke kanan untuk sumbu x dan ke atas untuk sumbu-y;
3) menetapkan data untuk satu variabel dengan sumbu x-(variabel independen) dan data untuk variabel lain untuk sumbu y (variabel independen);
4) pasang plot data pada diagram pencar, mengepung (sebanyak yang diperlukan) semua titik data yang diulang.
Untuk membuat diagram pencar untuk dua variabel yang membutuhkan konfirmasi korelasi, langkah-langkah sederhana berikut biasanya diikuti:
Interpretasi diagram pencar yang dihasilkan adalah yang sederhana seperti melihat pola yang dibentuk oleh poin.. Jika titik data digambarkan pada diagram pencar adalah seluruh tempat tanpa pola dilihat apa pun, maka tidak ada korelasi sama sekali antara dua variabel dari diagram pencar. Sebuah contoh diagram pencar yang tidak menunjukkan korelasi ditunjukkan pada Gambar 1.

-Scatter Diagram menunjukkan tidak ada korelasi-
Ada korelasi positif antara dua set data jika kenaikan-nilai hasil x pada peningkatan nilai-y. Gambar 2a menunjukkan diagram pencar yang positif korelasi pameran. Perhatikan bahwa dalam korelasi tersebut, maka titik data merupakan garis diagonal bisa dilihat dengan jelas yang terjadi dari kiri bawah ke pojok kanan atas.
Hubungan dua variable dapat digambarkan dalam diagram berserak. Pada diagram ini variable independen digambarkan pada skala horisontal (skala X), sedang varible dependen digambarkan pada skala horsontal (skala Y). Selanjutnya pasangan 2 variable digambarkan pada giagram ini.
Apabila gambar titik-titik pada diagram itu menunjukkan suatu garis lurus, maka berarti ada hubungan sempurna antara variable yang satu dengan yang lainnya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggambar garis pada diagram berserak adalah :
1. garis yang digambar harus sedekat mungkin dengan semua titik yang ada di dalam diagram berserak.
2. Jumlah titik-titik yang berada pada masing-masing bagian garis yakni bagian atas dan bawah harus sama.
3. Garis itu harus digambar sedemikian rupa, sehingga titik yang berada di bagian atas dan bawah mempunya jarak yang sama.
Agar lebih jelas dalam pembahasan diagram berserak ini kita ambil contoh sebagai berikut:
Variable X dan Y
(iklan dan penjualan)

Dua variable tersebut dapat digambarkan dalam diagram berserak sebagai berikut :

Variable X digambarkan pada sumbu horisontal, sedang variable Y pada sumbu vertikal. Selanjutnya titik-titik pada diagram berserak merupakan Variable X da Y yang berpasangan dapat digambarkan denga mudah. Garis regeresi yang merupakan garis lurus digambarkan dengan metode bebas (free hands methode). Metode diagram berserak ini mempunyai kebaikan yaitu sederhana dan mudah, namum mempunyai kelemahan, karena garis regresi digambar dengan methode bebas, maka hasilnya sangat subjektive.
• Key To Address Transformation Methods
Teknik yang digunakan dalam teori mengoreksi kesalahan-kode ini diterapkan untuk menyelesaikan masalah menangani file besar. Teknik yang digunakan dalam teori mengoreksi kesalahan-kode ini diterapkan untuk menyelesaikan masalah menangani file besar. Pendekatan baru ini ke file menangani masalah digambarkan dengan desain khusus untuk menunjukkan kelayakan Pendekatan baru ini ke file menangani masalah digambarkan dengan desain khusus untuk menunjukkan kelayakan. . Efektivitas adalah lebih lanjut diilustrasikan dengan membandingkan hasil uji yang diperoleh dari simulasi perhitungan, yang menggunakan data khas, terhadap nilai-nilai dihitung dari model yang ideal. efektivitas adalah lebih lanjut diilustrasikan dengan membandingkan hasil uji yang diperoleh dari simulasi perhitungan, yang menggunakan data khas, terhadap nilai-nilai dihitung dari model yang ideal.
• Hash Tables Methods
Setiap elemen kunci / nilai pasangan disimpan dalam sebuah objek DictionaryEntry. tombol A tidak dapat apa-apa, tetapi memiliki nilai.
Objek yang digunakan sebagai kunci oleh Hashtable diminta untuk mengganti metode Object.GetHashCode (atau antarmuka IHashCodeProvider) dan metode Object.Equals. Pelaksanaan kedua metode dan interface harus menangani kasus sensitivitas dengan cara yang sama, jika tidak, itu Hashtable mungkin berperilaku tidak semestinya. Misalnya, saat membuat Hashtable, Anda harus menggunakan kelas CaseInsensitiveHashCodeProvider (atau implementasi IHashCodeProvider case-insensitive) dengan kelas CaseInsensitiveComparer (atau implementasi IComparer case-insensitive).
Selanjutnya, metode ini harus menghasilkan hasil yang sama saat dipanggil dengan parameter yang sama saat kunci ada di Hashtable. Sebuah alternatif adalah dengan menggunakan konstruktor Hashtable dengan parameter IEqualityComparer. Jika kesetaraan kunci hanya referensi kesetaraan, pelaksanaan warisan Object.GetHashCode dan Object.Equals sudah cukup.
Kunci obyek harus berubah sepanjang mereka digunakan sebagai kunci dalam Hashtable.
Ketika sebuah elemen akan ditambahkan ke Hashtable, elemen tersebut dimasukkan ke dalam ember berdasarkan kode hash kunci. lookup kemudian atas penggunaan kode kunci hash dari kunci untuk mencari hanya dalam satu ember tertentu, sehingga secara substansial mengurangi jumlah perbandingan kunci yang diperlukan untuk menemukan suatu elemen.
Faktor beban dari Hashtable menentukan rasio maksimum dari elemen ke ember. faktor beban yang lebih kecil menyebabkan lookup kali lebih cepat dengan biaya rata-rata konsumsi memori meningkat. Beban default faktor 1,0 umumnya memberikan keseimbangan terbaik antara kecepatan dan ukuran. A load factor yang berbeda juga dapat ditentukan ketika Hashtable dibuat.
Sebagai unsur ditambahkan ke Hashtable, faktor beban yang sebenarnya dari kenaikan Hashtable. Ketika load factor yang sebenarnya mencapai load factor yang ditentukan, jumlah ember di Hashtable secara otomatis meningkat ke bilangan prima terkecil yang lebih besar dari dua kali lipat jumlah saat ini ember Hashtable.
Setiap objek kunci dalam Hashtable harus menyediakan sendiri fungsi hash, yang dapat diakses dengan menelepon GetHash. Namun, setiap objek mengimplementasikan IHashCodeProvider dapat dikirimkan ke sebuah konstruktor Hashtable, dan bahwa fungsi hash digunakan untuk semua objek dalam tabel.
Kapasitas suatu Hashtable adalah jumlah elemen, Hashtable dapat terus. Sebagai elemen yang ditambahkan ke Hashtable, kapasitas meningkat secara otomatis diperlukan melalui realokasi.
Contoh :
VB :
For Each de as DictionaryEntry In myHashtable
...
Next de
Pernyataan foreach adalah pembungkus sekitar pencacah, yang hanya memungkinkan membaca, tidak menulis untuk, koleksi.
Karena serialisasi dan deserializing suatu pencacah untuk Hashtable dapat menyebabkan elemen menjadi mengatur kembali, tidak mungkin untuk melanjutkan pencacahan tanpa pemanggilan metode Reset.
Catatan!!
Karena kunci bisa diwariskan dan perilaku mereka berubah, keunikan absolut mereka tidak dapat dijamin oleh perbandingan menggunakan metode Hasil.



• Hashing
Metode Coalesced Hashing adalah metode yang dipergunakan untuk penanganan collision (mengatasi tabrakan) dengan menggunakan penunjuk untuk menghubungkan bagian-bagoan yang memiliki persamaan kunci.
Bila terjadi tubrukan, maka akan memakai alamat yang paling besar.
Contoh :
Lakukan metode coalesced hashing terhadap :
38, 51, 40, 61, 83, 24, 60
Jawab :
Lakukan hash dengan kunci mod 11 (mengapa 11? krn 11 adalah kapasitas berkas)

• Masukkan ke alamat
• Untuk membaca masing-masing rekaman 1x diperlukan rata-rata probe = 1,1

• probe total = 10
probe rata-rata = 10/9 = 1,1
Beberapa fungsi hash yang umum digunakan adalah : division remainder, mid square, dan folding.
DIVISION REMAINDER
Idenya adalah, membagi nilai key field dengan nilai tertentu, dan sisa pembagian tersebut dijadikan alamat relatifnya. Nilai tertentu itu terserah kita, ada yang membagi dengan bilangan prima, namun ada juga yang tidak.Yang jelas, tujuannya adalah agar alamat yang akan digunakan bisa berbeda sekecil mungkin (menghemat memori) dan menghindari benturan yang bakal terjadi.
Ada perhitungan faktor muat (load factor) yaitu, jika kita memiliki sejumlah record yang akan ditempatkan ke dalam memori, maka setidaknya kita harus menyediakan memori yang kapasitasnya melebihi dari jumlah record tersebut. Misalkan, kita memiliki 4000 record, maka sebaiknya kita memiliki memory space sebanyak 5000 alamat. Faktor muat dihitung dengan cara membagi jumlah record dalam file dengan jumlah maksimum record dalam file (alamat yang tersedia). Semakin besar nilai faktor muat maka semakin baik teknik ini digunakan. Faktor muat untuk contoh di atas adalah 4000/5000 = 0,8.
MID SQUARE
Teknik ini dilakukan dengan cara melakukan kuadratisasi nilai key field dan diambil nilai tengahnya sebanyak jumlah digit yang diinginkan. Misalkan, nilai key-nya = 123456790, setelah dikuadratkan hasilnya = 15241578997104100 dan diambil 4 digit di tengahnya, yaitu 8997. Jadi, alamat memori untuk data tersebut di 8997.
HASING BY FOLDING
Teknik ini dilakukan dengan cara ’melipat’ nilai dari kunci atribut sebanyak digit yang dibutuhkan (dari kanan), kemudian dijumlahkan. Nilai terbesar dari jumlah tersebut dibuang (jika melebihi digit yang dibutuhkan). Misalkan untuk nilai key 123456790, maka empat angka di belakang setelah dilipat menjadi 0976, angka tersebut ditambahkan dengan empat angka kedua (dari kanan) yaitu 2345 dan angka 1 paling kiri :
0976
2345
1
——– +
4321
Maka, alamat dari data tersebut adalah di 4321.
Berbagai teknik dalam penentuan penempatan data di memori (sekunder) komputer terus berkembang. Tentu saja karena data yang direkam biasanya selalu bersifat dinamis (bisa bertambah, berkurang, di-copy, di-sorting) dan sebagainya. Kedinamisan tersebut tentu saja bisa berpengaruh terhadap alamat-alamat yang sudah ditetapkan sebelumnya yang bersifat fixed size space atau memiliki ukuran alamat yang tetap (satu misalnya, jika kita meng-copy data tersebut yang semula di hard disk ke dalam disket, apakah alamat-alamat yang tersedia di disket sama dengan di hard disk ?, tentu tidak).
Teknik hash baru yang dikembangkan antara lain dynamic hashing, extendible hashing, dan virtual hashing. Tujuannya adalah agar alamat-alamat yang sudah ada tidak berubah meskipun data baru ditambahkan dengan cara membagi-bagi memori menjadi bagian-bagian tertentu yang disebut dengan blok atau bucket, bila sebuah record akan dimasukkan ke dalam bucket yang sudah penuh, maka bucket baru disediakan kembali.
Dynamic hashing memakai struktur indeks binary tree untuk menyimpan track dari bucket dan pointer untuk menuju ke record yang diinginkan. Extendible hashing menggunakan direction untuk menyimpan track dari bucket dan pointer untuk menuju ke record yang diinginkan. Sedangkan virtual hashing lebih luas lagi, termasuk di dalamnya dynamic hashing dan extendible hashing dan berbagai teknik indeks lainnya (yang tidak dibahas di sini).
Dalam ilmu komputer , sebuah tabel hash atau hash peta adalah struktur data yang menggunakan fungsi hash untuk efisien peta pengidentifikasi tertentu atau kunci (misalnya, nama-nama orang) untuk dihubungkan nilai (misalnya, nomor telepon mereka). Fungsi hash digunakan untuk mengubah kunci ke indeks (hash) dari array elemen (dalam slot atau ember) dimana nilai yang sesuai yang akan dicari.
Idealnya fungsi hash harus peta setiap tombol mungkin untuk indeks slot yang berbeda, tapi ideal ini jarang dicapai dalam praktek (kecuali tombol hash tetap; entri baru yaitu tidak pernah ditambahkan ke tabel setelah penciptaan). Kebanyakan desain tabel hash berasumsi bahwa hash tabrakan -pasang kunci yang berbeda dengan nilai hash yang sama-kejadian normal dan harus diakomodasi dalam beberapa cara.
Dalam tabel hash dimensioned-baik, biaya rata-rata (jumlah instruksi ) untuk setiap pencarian independen dari jumlah elemen yang tersimpan dalam tabel. Banyak desain tabel hash juga memungkinkan insersi sewenang-wenang dan penghapusan dari-nilai pasangan kunci, pada rata-rata konstan (memang, diamortisasi ) biaya per operasi.
Dalam banyak situasi, tabel hash ternyata lebih efisien daripada pohon pencarian atau lainnya tabel struktur lookup. Untuk alasan ini, mereka banyak digunakan di berbagai jenis komputer perangkat lunak , terutama untuk array asosiatif , pengindeksan database , cache , dan set .
Tabel Hash seharusnya tidak bingung dengan daftar hash dan pohon hash digunakan dalam kriptografi dan transmisi data .
• Direct Addressing Techniques
Teknik Mengatasi lihat cara data yang dirujuk dalam sebuah instruksi assembler. Ada tiga cara untuk melakukan ini. (Semua instruksi ditunjukkan sejauh ini telah digunakan pertama dua).
Immediate Addressing Segera Mengatasi
Instruksi berakhir dengan huruf "I" (MVI, ADI, SUI, IHK) menggunakan pengalamatan langsung, yang berarti bahwa angka (atau simbol) diacu dalam instruksi diambil untuk menjadi data aktual.
Sebagai contoh :
mvi A, 4 ;Copy the actual value "4" into Reg A MVI A, 4; Salin nilai sebenarnya "4" ke Reg A
Direct Addressing Direct Addressing
Semua instruksi lain yang diperlihatkan menggunakan pengalamatan langsung, yang berarti bahwa data yang direferensikan sebenarnya disimpan dalam struktur lain - baik sebuah register atau lokasi memori.
Sebagai contoh :
lda 0FFh ; Copy the data at FFh (not the value FFh) into Reg A LDA 0FFh; Salin data FFh (bukan nilai FFh) ke Reg A
mov B, A ; Copy the data in Reg A to Reg B mov B, A; Copy data dalam Reg Reg A ke B
Pengalamatan tidak langsung
Jenis ketiga membahas teknik yang diperlukan untuk pengolahan data yang lebih efisien dalam memori, secara khusus, untuk pengolahan array.
Sebagai contoh misalkan kita ingin masukan 10 nilai-nilai, dan menyimpannya di 10 lokasi memori yang berurutan, mulai dari 0F0h.
Kode berikut memberi kita mulai - khususnya memanfaatkan sebuah loop yang akan masukan nomor E 10. Pendaftaran akan digunakan sebagai loop counter.
mvi E, 10 ; Initialize loop counter MVI E, 10; loop Inisialisasi counter
LOOP: in 01h ; Keyboard input to register A LOOP: di 01h; masukan Keyboard untuk mendaftar A
sta TABLE ; Store to memory (TABLE) TABEL sta; Store untuk memori (TABEL)
dcr E ; Decrement the loop counter DCR E; penurunan loop counter
jnz LOOP ; If not zero, go back jnz LOOP; Jika tidak nol, kembali
hlt hlt
TABLE: .ds 10 TABEL: 10. Ds
Masalahnya di sini adalah bahwa setiap kali nilai input disimpan di TABEL, hal itu akan disimpan dalam byte pertama. Kita perlu cara untuk "bergerak maju" ke lokasi memori berikutnya.
Pengalamatan tidak langsung adalah solusi untuk masalah tersebut. Dengan tidak langsung menangani, register digunakan untuk menyimpan alamat memori, bukan data. Sejak register dapat bertambah, ini memberikan metode yang efektif bergerak melalui alamat memori berturut-turut (dan karena itu, array).
Ada beberapa instruksi yang menggunakan pengalamatan langsung:
Instruction Pengajaran Description Deskripsi
lxi lxi B, value B, nilai
lxi D, value lxi D, nilai Stores value (2 bytes) into register pair (B + C) or (D + E). Toko nilai (2 byte) menjadi Pasangan register (B + C) atau (D + E).
lxi B,01234h ;Copy 12 into Reg B lxi B, 01234h; Salin ke Reg B 12
; and 34 into Reg C ; Dan 34 ke C Reg
ldax ldax B B
ldax D ldax D Copy data from memory to register A, where memory address is stored in register pair (B + C) or (D + E) Salin data dari memori ke register A, di mana alamat memori disimpan dalam pasangan register (B + C) atau (D + E)
ldax B ;Copy data from address found in ldax B; Copy data dari alamat yang ditemukan
;Reg B+C to Reg A. ; Reg B + C untuk Reg A.
stax Stax B B
stax D Stax D Copy data from register A to memory, where memory address is stored in register pair (B + C) or (D + E) Salin data dari register A ke memori, di mana alamat memori disimpan dalam pasangan register (B + C) atau (D + E)
stax D ;Copy data from Reg A to memory Stax D; data dari Reg A Salin ke memori
;where address is in Reg D+E , Dimana alamat di Reg D + E
inx inx B B
inx D inx D Increment register pair (B + C) or (D + E). Kenaikan mendaftarkan pasangan (B + C) atau (D + E).
Note that this does not increment both registers; rather, it treats the register pair as a single 2-byte number, adding 1 to the right-most (low-order) bit. Catatan bahwa ini tidak selisih kedua register, melainkan memperlakukan pasangan mendaftar sebagai nomor 2-byte tunggal, menambahkan 1 ke paling kanan (orde-rendah) bit.
Dengan menggunakan petunjuk ini, contoh sebelumnya sekarang dapat dilaksanakan sepenuhnya.. Untuk melakukan hal ini, alamat dari array harus ditempatkan dalam register pasangan B + C, yang akan bertambah di dalam loop Catatan instruksi pengalamatan tidak langsung ditampilkan dalam warna merah:
lxi B, TABLE ; Address of TABLE to Reg pair (B+C) lxi B, Tabel; Alamat TABLE untuk memasangkan Reg (B + C)
mvi E, 10 ; Initialize loop counter MVI E, 10; loop Inisialisasi counter
LOOP: in 01h ; Keyboard input to Reg A LOOP: di 01h; masukan Keyboard Reg A
stax B ; [B+C] := A Stax B; [B + C]: = A
inx B ; BC := BC + 1 inx B; SM: = + 1 SM
dcr E ; Decrement the loop counter DCR E; penurunan loop counter
jnz LOOP ; If not zero, go back jnz LOOP; Jika tidak nol, kembali
hlt hlt
TABLE: .ds 10 TABEL: 10. Ds
SUM: .db 0 SUM:. Db 0
Setelah ini dilakukan, loop lain dapat digunakan untuk menambahkan 10 nilai dalam array:
lxi B, TABLE ; Address of TABLE to Reg pair (B+C) lxi B, Tabel; Alamat TABLE untuk memasangkan Reg (B + C)
mvi E, 10 ; Initialize loop counter MVI E, 10; loop Inisialisasi counter
mvi D, 0 ; Initialize sum MVI D, 0; Inisialisasi jumlah
LOOP: ldax B ; A := [B+C] LOOP: B ldax; A: = [B + C]
add D ; New sum in A menambahkan D; Baru jumlah dalam A
mov D, A ; Save new sum to D mov D, A; Simpan uang baru untuk D
inx B ; BC := BC + 1 (increment array address) inx B; SM: = SM + 1 (selisih alamat array)
dcr E ; Decrement the loop counter DCR E; penurunan loop counter
jnz LOOP ; If not zero, go back jnz LOOP; Jika tidak nol, kembali
FINISH: mov A, D ; Put sum in reg A FINISH: mov A, D; jumlah Masukkan reg A
sta SUM ; Store to SUM SUM sta; Store untuk SUM
hlt hlt
• Randomizing Techniques
Padasampelacak(random sampling) dikenaldenganistilahsimple random sampling, stratified random sampling, cluster sampling, systematic sampling, danarea sampling. Pada non probability sampling dikenal beberapa teknik, antara lain adalah convenience sampling, purposive sampling, quota sampling, snowball sampling.
Simple Random Sampling atauSampelAcakSederhana
- Susun“sampling frame”
- Tetapkanjumlahsampelyang akandiambil
- Tentukanalatpemilihansampel
- Pilihsampelsampaidenganjumlahterpenuhi
Jika analisis penelitiannya cenderung deskriptif dan bersifat umum. Perbedaan karakter yang mungkin ada pada setiap unsure atau elemen populasi tidak merupakan hal yang penting bagi rencana analisisnya
Sumber dari :
www.google.com
Kamis, 25 Maret 2010
Web 1.0 vs Web 2.0
Hmmm tnyata kisah awal sebuah web itu sangat membosankan bagi orang-orang yang sangat dinamis. Gimana tidak membosankan para netter (pengguna internet) hanya disuapi oleh isi informasi halaman web yang bersifat saling terhubung dengan halaman web yang lainnya (hyperlink) tetapi tidak memberikan sarana bagi netter untuk mengemukakan kritik maupun saran. Tidak ada demokrasi dalam berpendapat, karena netter bersifat pasif dan tidak bisa berinteraksi aktif dalam web tersebut.
Sebenarnya apa pengertian dari web/website???
Sebuah situs web atau yang sering pula disingkat menjadi situs saja; web site, site adalah sebutan bagi sekelompok halaman web (web page), yang pada umumnya merupakan bagian dari suatu nama domain (domain name) atau subdomain di World Wide Web (WWW) di Internet. WWW terdiri dari seluruh situs web yang tersedia kepada publik. Halaman-halaman sebuah situs web diakses dari sebuah URL yang menjadi “akar” (root), yang disebut homepage (halaman induk; sering diterjemahkan menjadi “beranda“, “halaman muka“), dan biasanya disimpan dalam server yang sama. Tidak semua situsweb dapat diakses dengan gratis. Beberapa situs web memerlukan pembayaran agar dapat menjadi pelanggan, misalnya situs-situs yang menampilkan pornografi (uppss), situs-situs berita, layanan surat elektronik (e-mail), dan lain-lain.
Secara terminologi (cieeelahhh)website merupakan suatu kumpulan dari halaman-halaman situs, yang biasanya terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet. Sebuah web page adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir selalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat besar.
Halaman-halaman dari website akan bisa diakses melalui sebuah URL yang biasa disebut Homepage. URL ini mengatur halaman-halaman situs untuk menjadi sebuah hirarki, meskipun, hyperlink-hyperlink yang ada di halaman tersebut mengatur para pembaca dan memberitahu mereka sususan keseluruhan dan bagaimana arus informasi ini berjalan.
Siapa sih penemu dari website itu sendiri???
Ini dia penemu website namanya Sir Timothy John ¨Tim¨ Berners-Lee (hebat y...), sedangkan website yang tersambung dengan jaringan, pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika membuat website adalah untuk mempermudah tukar menukar dan memperbarui informasi kepada sesama peneliti di tempat dia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) menginformasikan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh semua orang.
Sebuah website bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau menunjukkan kepemilikan dari sebuah organisasi, perusahaan, dan biasanya website itu menujukkan beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu. Sebuah website bisa berisi hyperling yang menghubungkan ke website lain, jadi, kadangkala perbedaan antara website yang dibuat oleh individu perseorangan dengan website yang dibuat oleh organisasi bisnis bisa saja tidak kentara.
Website ditulis, atau secara dinamik di konversi menjadi HTML dan diakses melalui sebuah program software yang biasa disebut dengan web browser, yang dikenal juga dengan HTTP Client. Halaman web dapat dilihat atau diakses melalui jaringan komputer dan internet, perangkatnya bisa saja berupa Personal Computer, Laptop Computer, PDA ataupun Cellphone.
Sebuah website dibuat didalam sebuah sistem komputer yang dikenal dengan Web Server, juga disebut HTTP Server, dan pengertian ini juga bisa menunjuk pada software yang dipakai untuk menjalankan sistem ini, yang kemudian menerima lalu mengirimkan halaman-halaman yang diperlukan untuk merespon permintaan dari pengguna. Apache adalah piranti lunak yang biasa digunakan dalam sebuah webserver, kemudian setelah itu adalah Microsoft Internet Information Server (IIS).(pusing euy..hehe)
Ternyata web juga berkembang loch..bukan manusia n makhluk hidup lainnya saja yang berkembang..hehehe
Perkembangan Web
Dalam perkembangannya sampai saat ini web terbagi menjadi :
Web 1.0
Pada awalnya, web masih mengandalkan halaman statis dari tag-tag HTML sehingga pengunjung hanya dapat mencari (searching) dan melihat-lihat (browsing) informasi-informasi yang ada pada web. Teknologi web ini dikenal dengan web 1.0 dimana memiliki ciri-ciri umum yang mencolok yaitu consult, surf dan search.
Ini merupakan versi web yang paling pertama. Web 1.0 merupakan web yang statis dan hanya bisa kita baca. Gampangnya, ini adalah web satu arah, “read-only”, dan kita sebagai pengunjung tidak bisa berbuat apa-apa di dalamnya selain membaca dan melihat apa yang tertulis di situ. Kita tidak bisa menambahkan komentar atau apapun karena Web 1.0 tidak mendukung sistem tersebut.
Elemen-elemen yang biasa digunakan dalam Web 1.0 adalah:
• Halaman statis
• Framesets
• Tombol GIF
Contoh yang paling gampang dalam Web 1.0 adalah situs-situs pribadi. Berbeda dengan blog, situs pribadi hanya berpusat pada satu orang dan kita tidak bisa memberikan kritik atau pun saran di dalamnya.
Web 2.0
Web 2.0, adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O’Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi web 2.0 pertama di tahun 2004,[1] merujuk pada generasi yang dirasakan sebagai generasi kedua layanan berbasis web—seperti situs jaringan sosial, wiki, perangkat komunikasi, dan folksonomi—yang menekankan pada kolaborasi online dan berbagi antar pengguna. O’Reilly Media, dengan kolaborasinya bersama MediaLive International, menggunakan istilah ini sebagai judul untuk sejumlah seri konferensi, dan sejak 2004 beberapa pengembang dan pemasar telah mengadopsi ungkapan ini.
Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut:
“Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh
penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk
memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru
tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang
mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna
aplikasi tersebut”
Dari situsnya Donald (gayahidupdigital.com) terdapat tulisan yang membahas web 2.0 yang disarikan dari poin-poin pemikiran O’reilly
Ini penjelasan singkat dari Donald tentang tiap poin dari pemikiran O’Reilly:
1. The Web as Platform
Aplikasi Web 2.0 menggunakan Web (atau Internet) sebagai platformnya. Apa sih yang dimaksud dengan platform ? Platform di sini adalah tempat suatu aplikasi dijalankan. Contoh platform yang terkenal adalah Windows, di mana ada aplikasi-aplikasi seperti Microsoft Office dan Adobe Photoshop. Menggunakan Internet sebagai platform berarti aplikasi-aplikasi tersebut dijalankan langsung di atas Internet dan bukan di atas satu sistem operasi tertentu. Contohnya adalah Google yang bisa diakses dari sistem operasi mana pun. Contoh lainnya adalah Flickr yang juga bisa diakses dari sistem operasi mana pun.
Kelebihannya jelas, aplikasi-aplikasi Web 2.0 ini tidak lagi dibatasi sistem operasi seperti pada Windows. Dan kita bahkan tidak perlu menginstall apapun untuk menggunakan aplikasi-aplikasi ini !
2.Harnessing Collective Intelligence
Aplikasi Web 2.0 memiliki sifat yang unik, yaitu memanfaatkan kepandaian dari banyak orang secara kolektif. Sebagai hasilnya muncullah basis pengetahuan yang sangat besar hasil gabungan dari pengetahuan banyak orang. Contoh yang jelas adalah Wikipedia. Wikipedia adalah ensiklopedi online yang memperbolehkan semua orang untuk membuat dan mengedit artikel. Hasilnya adalah ensiklopedi online besar yang sangat lengkap artikelnya, bahkan lebih lengkap daripada ensiklopedi komersial seperti Encarta ! Contoh lainnya lagi adalah del.icio.us di mana semua orang saling berbagi link-link menarik yang mereka temukan. Akibatnya kita bisa menemukan “permata-permata” di Web gabungan hasil browsing dari ribuan orang. Blogosphere juga merupakan contoh kepandaian kolektif karena setiap orang bisa menulis blog-nya sendiri-sendiri lalu saling link satu sama lain untuk membentuk jaringan pengetahuan, mirip seperti sel-sel otak yang saling terkait satu sama lain di dalam otak kita.
3.Data is the Next Intel Inside
Kekuatan aplikasi Web 2.0 terletak pada data. Aplikasi-aplikasi Internet yang berhasil selalu didukung oleh basis data yang kuat dan unik. Contohnya adalah Google, yang kekuatannya terletak pada pengumpulan dan manajemen data halaman-halaman Web di Internet. Contoh lainnya lagi adalah Amazon yang memiliki data buku yang bukan hanya lengkap, tapi juga sangat kaya dengan hal-hal seperti review, rating pengguna, link ke buku-buku lain, dan sebagainya. Ini berarti perusahaan yang unggul adalah perusahaan yang menguasai data.
4.End of the Software Release Cycle
Aplikasi Web 2.0 memiliki sifat yang berbeda dengan aplikasi pada platform “lama” seperti Windows. Suatu aplikasi Windows biasanya dirilis setiap dua atau tiga tahun sekali, misalnya saja Microsoft Office yang memiliki versi 97, 2000, XP, dan 2003. Di lain pihak, aplikasi Web 2.0 selalu di-update terus-menerus karena sifatnya yang bukan lagi produk melainkan layanan. Google misalnya, selalu di-update data dan programnya tanpa perlu menunggu waktu-waktu tertentu.
5.Lightweight Programming Models
Aplikasi Web 2.0 menggunakan teknik-teknik pemrograman yang “ringan” seperti AJAX dan RSS. Ini memudahkan orang lain untuk memakai ulang layanan suatu aplikasi Web 2.0 guna membentuk layanan baru. Contohnya adalah Google Maps yang dengan mudah dapat digunakan orang lain untuk membentuk layanan baru. Sebagai hasilnya muncullah layanan-layanan seperti HousingMaps yang menggabungkan layanan Google Maps dengan Craigslist. Layanan seperti ini, yang menggabungkan layanan dari aplikasi-aplikasi lainnya, dikenal dengan istilah mashup.
6.Software Above the Level of a Single Device
Aplikasi Web 2.0 bisa berjalan secara terintegrasi melalui berbagai device. Contohnya adalah iTunes dari Apple yang berjalan secara terintegrasi mulai dari server Internet (dalam bentuk toko musik online), ke komputer pengguna (dalam bentuk program iTunes), sampai ke mobile device (dalam bentuk iPod). Di masa depan diperkirakan akan makin banyak aplikasi-aplikasi yang memiliki sifat ini, misalnya saja demo Bill Gates di CES 2006 menunjukkan integrasi antar device yang luar biasa (lihat post Consumer Electronic Show 2006).
7.Rich User Experiences
Aplikasi Web 2.0 memiliki user interface yang kaya meskipun berjalan di dalam browser. Teknologi seperti AJAX memungkinkan aplikasi Internet memiliki waktu respons yang cepat dan user interface yang intuitif mirip seperti aplikasi Windows yang di-install di komputer kita. Contohnya adalah Gmail, aplikasi email dari Google yang memiliki user interface revolusioner. Contoh lainnya lagi adalah Google Maps yang meskipun berjalan dalam browser namun bisa memberikan respons yang cepat saat pengguna menjelajahi peta.
Contoh dari web 2.0 adalah blog (WordPress, Blogger, Dagdigdug), keluarga wiki (Wikipedia, Wikimapia, dll), situs social-networking (Facebook, Friendster, Multiply), dan situs-situs sejenis.
Woww ternyata perkembangan web sudah mencapai web 3.0. Penjelasannya di bawah ini :
Web 3.0
Web 3.0 adalah generasi ketiga dari layanan internet berbasis web. Konsep Web 3.0 pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001, saat Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web, menulis sebuah artikel ilmiah yang menggambarkan Web 3.0 sebagai sebuah sarana bagi mesin untuk membaca halaman-halaman Web. Hal ini berarti bahwa mesin akan memiliki kemampuan membaca Web sama seperti yang manusia dapat lakukan sekarang ini.
Web 3.0 berhubungan dengan konsep Web Semantik, yang memungkinkan isi web dinikmati tidak hanya dalam bahasa asli pengguna, tapi juga dalam bentuk format yang bisa diakses oleh agen-agen software. Beberapa ahli bahkan menamai Web 3.0 sebagai Web Semantik itu sendiri.
Keunikan dari Web 3.0 adalah konsep dimana manusia dapat berkomunikasi dengan mesin pencari. Kita bisa meminta Web untuk mencari suatu data spesifik tanpa bersusah-susah mencari satu per satu dalam situs-situs Web. Web 3.0 juga mampu menyediakan keterangan-keterangan yang relevan tentang informasi yang ingin kita cari, bahkan tanpa kita minta.
Web 3.0 terdiri dari:
• Web semantik
• Format mikro
• Pencarian dalam bahasa pengguna
• Penyimpanan data dalam jumlah besar
• Pembelajaran lewat mesin
• Agen rekomendasi, yang merujuk pada kecerdasan buatan Web
Web 3.0 menawarkan metode yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Web 3.0 juga memungkinkan fitur Web menjadi sebuah sarana penyimpanan data dengan kapasitas yang luar biasa besar.
Walaupun masih belum sepenuhnya direalisasikan, Web 3.0 telah memiliki beberapa standar operasional untuk bisa menjalankan fungsinya dalam menampung metadata, misalnya Resource Description Framework (RDF) dan the Web Ontology Language (OWL). Konsep Web Semantik metadata juga telah dijalankan pada Yahoo’s Food Site, Spivack’s Radar Networks, dan sebuah development platform, Jena, di Hewlett-Packard.
Teknologi Web generasi ketiga yang pertama kali diperkenalkan tahun 2001 ini memiliki ciri-ciri umum seperti suggest, happen dan provide, dimana disini web seolah-olah sudah seperti kehidupan di alam nyata.
Hmmm panjangnya penjelasan diatas..semoga artikel ini dapat menambah wawasan kalian semua..kurang lebihnya mohon maaf ya..!! n_n
Dirangkum dari berbagai sumber yang ada d "mbah" google.
- http://id.wikipedia.org/wiki/Web_2.0
- http://id.wikipedia.org/wiki/Web_3.0
- http://www.newmedia.web.id/2008/08/perkembangan-web-hingga-aplikasi-web-20/
- http://www.gayahidupdigital.com/2006/02/16/web-20-1/
- http://catatan-yuniar.blogspot.com/2009/04/web-10-web-20-dan-web-30.html
- http://rachmadian2008.multiply.com/journal/item/4/Mengenai_teknologi_web_1.0_web_2.0_web_30
- http://www.newmedia.web.id/2008/09/perbandingan-aplikasi-web-10-dengan-web-20/
- http://sistem-informasi.com/2008/12/20/web-dan-perkembangannya/
(^o^)
Sebenarnya apa pengertian dari web/website???
Sebuah situs web atau yang sering pula disingkat menjadi situs saja; web site, site adalah sebutan bagi sekelompok halaman web (web page), yang pada umumnya merupakan bagian dari suatu nama domain (domain name) atau subdomain di World Wide Web (WWW) di Internet. WWW terdiri dari seluruh situs web yang tersedia kepada publik. Halaman-halaman sebuah situs web diakses dari sebuah URL yang menjadi “akar” (root), yang disebut homepage (halaman induk; sering diterjemahkan menjadi “beranda“, “halaman muka“), dan biasanya disimpan dalam server yang sama. Tidak semua situsweb dapat diakses dengan gratis. Beberapa situs web memerlukan pembayaran agar dapat menjadi pelanggan, misalnya situs-situs yang menampilkan pornografi (uppss), situs-situs berita, layanan surat elektronik (e-mail), dan lain-lain.
Secara terminologi (cieeelahhh)website merupakan suatu kumpulan dari halaman-halaman situs, yang biasanya terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet. Sebuah web page adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir selalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat besar.
Halaman-halaman dari website akan bisa diakses melalui sebuah URL yang biasa disebut Homepage. URL ini mengatur halaman-halaman situs untuk menjadi sebuah hirarki, meskipun, hyperlink-hyperlink yang ada di halaman tersebut mengatur para pembaca dan memberitahu mereka sususan keseluruhan dan bagaimana arus informasi ini berjalan.
Siapa sih penemu dari website itu sendiri???
Ini dia penemu website namanya Sir Timothy John ¨Tim¨ Berners-Lee (hebat y...), sedangkan website yang tersambung dengan jaringan, pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika membuat website adalah untuk mempermudah tukar menukar dan memperbarui informasi kepada sesama peneliti di tempat dia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) menginformasikan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh semua orang.
Sebuah website bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau menunjukkan kepemilikan dari sebuah organisasi, perusahaan, dan biasanya website itu menujukkan beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu. Sebuah website bisa berisi hyperling yang menghubungkan ke website lain, jadi, kadangkala perbedaan antara website yang dibuat oleh individu perseorangan dengan website yang dibuat oleh organisasi bisnis bisa saja tidak kentara.
Website ditulis, atau secara dinamik di konversi menjadi HTML dan diakses melalui sebuah program software yang biasa disebut dengan web browser, yang dikenal juga dengan HTTP Client. Halaman web dapat dilihat atau diakses melalui jaringan komputer dan internet, perangkatnya bisa saja berupa Personal Computer, Laptop Computer, PDA ataupun Cellphone.
Sebuah website dibuat didalam sebuah sistem komputer yang dikenal dengan Web Server, juga disebut HTTP Server, dan pengertian ini juga bisa menunjuk pada software yang dipakai untuk menjalankan sistem ini, yang kemudian menerima lalu mengirimkan halaman-halaman yang diperlukan untuk merespon permintaan dari pengguna. Apache adalah piranti lunak yang biasa digunakan dalam sebuah webserver, kemudian setelah itu adalah Microsoft Internet Information Server (IIS).(pusing euy..hehe)
Ternyata web juga berkembang loch..bukan manusia n makhluk hidup lainnya saja yang berkembang..hehehe
Perkembangan Web
Dalam perkembangannya sampai saat ini web terbagi menjadi :
Web 1.0
Pada awalnya, web masih mengandalkan halaman statis dari tag-tag HTML sehingga pengunjung hanya dapat mencari (searching) dan melihat-lihat (browsing) informasi-informasi yang ada pada web. Teknologi web ini dikenal dengan web 1.0 dimana memiliki ciri-ciri umum yang mencolok yaitu consult, surf dan search.
Ini merupakan versi web yang paling pertama. Web 1.0 merupakan web yang statis dan hanya bisa kita baca. Gampangnya, ini adalah web satu arah, “read-only”, dan kita sebagai pengunjung tidak bisa berbuat apa-apa di dalamnya selain membaca dan melihat apa yang tertulis di situ. Kita tidak bisa menambahkan komentar atau apapun karena Web 1.0 tidak mendukung sistem tersebut.
Elemen-elemen yang biasa digunakan dalam Web 1.0 adalah:
• Halaman statis
• Framesets
• Tombol GIF
Contoh yang paling gampang dalam Web 1.0 adalah situs-situs pribadi. Berbeda dengan blog, situs pribadi hanya berpusat pada satu orang dan kita tidak bisa memberikan kritik atau pun saran di dalamnya.
Web 2.0
Web 2.0, adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O’Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi web 2.0 pertama di tahun 2004,[1] merujuk pada generasi yang dirasakan sebagai generasi kedua layanan berbasis web—seperti situs jaringan sosial, wiki, perangkat komunikasi, dan folksonomi—yang menekankan pada kolaborasi online dan berbagi antar pengguna. O’Reilly Media, dengan kolaborasinya bersama MediaLive International, menggunakan istilah ini sebagai judul untuk sejumlah seri konferensi, dan sejak 2004 beberapa pengembang dan pemasar telah mengadopsi ungkapan ini.
Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut:
“Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh
penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk
memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru
tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang
mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna
aplikasi tersebut”
Dari situsnya Donald (gayahidupdigital.com) terdapat tulisan yang membahas web 2.0 yang disarikan dari poin-poin pemikiran O’reilly
Ini penjelasan singkat dari Donald tentang tiap poin dari pemikiran O’Reilly:
1. The Web as Platform
Aplikasi Web 2.0 menggunakan Web (atau Internet) sebagai platformnya. Apa sih yang dimaksud dengan platform ? Platform di sini adalah tempat suatu aplikasi dijalankan. Contoh platform yang terkenal adalah Windows, di mana ada aplikasi-aplikasi seperti Microsoft Office dan Adobe Photoshop. Menggunakan Internet sebagai platform berarti aplikasi-aplikasi tersebut dijalankan langsung di atas Internet dan bukan di atas satu sistem operasi tertentu. Contohnya adalah Google yang bisa diakses dari sistem operasi mana pun. Contoh lainnya adalah Flickr yang juga bisa diakses dari sistem operasi mana pun.
Kelebihannya jelas, aplikasi-aplikasi Web 2.0 ini tidak lagi dibatasi sistem operasi seperti pada Windows. Dan kita bahkan tidak perlu menginstall apapun untuk menggunakan aplikasi-aplikasi ini !
2.Harnessing Collective Intelligence
Aplikasi Web 2.0 memiliki sifat yang unik, yaitu memanfaatkan kepandaian dari banyak orang secara kolektif. Sebagai hasilnya muncullah basis pengetahuan yang sangat besar hasil gabungan dari pengetahuan banyak orang. Contoh yang jelas adalah Wikipedia. Wikipedia adalah ensiklopedi online yang memperbolehkan semua orang untuk membuat dan mengedit artikel. Hasilnya adalah ensiklopedi online besar yang sangat lengkap artikelnya, bahkan lebih lengkap daripada ensiklopedi komersial seperti Encarta ! Contoh lainnya lagi adalah del.icio.us di mana semua orang saling berbagi link-link menarik yang mereka temukan. Akibatnya kita bisa menemukan “permata-permata” di Web gabungan hasil browsing dari ribuan orang. Blogosphere juga merupakan contoh kepandaian kolektif karena setiap orang bisa menulis blog-nya sendiri-sendiri lalu saling link satu sama lain untuk membentuk jaringan pengetahuan, mirip seperti sel-sel otak yang saling terkait satu sama lain di dalam otak kita.
3.Data is the Next Intel Inside
Kekuatan aplikasi Web 2.0 terletak pada data. Aplikasi-aplikasi Internet yang berhasil selalu didukung oleh basis data yang kuat dan unik. Contohnya adalah Google, yang kekuatannya terletak pada pengumpulan dan manajemen data halaman-halaman Web di Internet. Contoh lainnya lagi adalah Amazon yang memiliki data buku yang bukan hanya lengkap, tapi juga sangat kaya dengan hal-hal seperti review, rating pengguna, link ke buku-buku lain, dan sebagainya. Ini berarti perusahaan yang unggul adalah perusahaan yang menguasai data.
4.End of the Software Release Cycle
Aplikasi Web 2.0 memiliki sifat yang berbeda dengan aplikasi pada platform “lama” seperti Windows. Suatu aplikasi Windows biasanya dirilis setiap dua atau tiga tahun sekali, misalnya saja Microsoft Office yang memiliki versi 97, 2000, XP, dan 2003. Di lain pihak, aplikasi Web 2.0 selalu di-update terus-menerus karena sifatnya yang bukan lagi produk melainkan layanan. Google misalnya, selalu di-update data dan programnya tanpa perlu menunggu waktu-waktu tertentu.
5.Lightweight Programming Models
Aplikasi Web 2.0 menggunakan teknik-teknik pemrograman yang “ringan” seperti AJAX dan RSS. Ini memudahkan orang lain untuk memakai ulang layanan suatu aplikasi Web 2.0 guna membentuk layanan baru. Contohnya adalah Google Maps yang dengan mudah dapat digunakan orang lain untuk membentuk layanan baru. Sebagai hasilnya muncullah layanan-layanan seperti HousingMaps yang menggabungkan layanan Google Maps dengan Craigslist. Layanan seperti ini, yang menggabungkan layanan dari aplikasi-aplikasi lainnya, dikenal dengan istilah mashup.
6.Software Above the Level of a Single Device
Aplikasi Web 2.0 bisa berjalan secara terintegrasi melalui berbagai device. Contohnya adalah iTunes dari Apple yang berjalan secara terintegrasi mulai dari server Internet (dalam bentuk toko musik online), ke komputer pengguna (dalam bentuk program iTunes), sampai ke mobile device (dalam bentuk iPod). Di masa depan diperkirakan akan makin banyak aplikasi-aplikasi yang memiliki sifat ini, misalnya saja demo Bill Gates di CES 2006 menunjukkan integrasi antar device yang luar biasa (lihat post Consumer Electronic Show 2006).
7.Rich User Experiences
Aplikasi Web 2.0 memiliki user interface yang kaya meskipun berjalan di dalam browser. Teknologi seperti AJAX memungkinkan aplikasi Internet memiliki waktu respons yang cepat dan user interface yang intuitif mirip seperti aplikasi Windows yang di-install di komputer kita. Contohnya adalah Gmail, aplikasi email dari Google yang memiliki user interface revolusioner. Contoh lainnya lagi adalah Google Maps yang meskipun berjalan dalam browser namun bisa memberikan respons yang cepat saat pengguna menjelajahi peta.
Contoh dari web 2.0 adalah blog (WordPress, Blogger, Dagdigdug), keluarga wiki (Wikipedia, Wikimapia, dll), situs social-networking (Facebook, Friendster, Multiply), dan situs-situs sejenis.
Woww ternyata perkembangan web sudah mencapai web 3.0. Penjelasannya di bawah ini :
Web 3.0
Web 3.0 adalah generasi ketiga dari layanan internet berbasis web. Konsep Web 3.0 pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001, saat Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web, menulis sebuah artikel ilmiah yang menggambarkan Web 3.0 sebagai sebuah sarana bagi mesin untuk membaca halaman-halaman Web. Hal ini berarti bahwa mesin akan memiliki kemampuan membaca Web sama seperti yang manusia dapat lakukan sekarang ini.
Web 3.0 berhubungan dengan konsep Web Semantik, yang memungkinkan isi web dinikmati tidak hanya dalam bahasa asli pengguna, tapi juga dalam bentuk format yang bisa diakses oleh agen-agen software. Beberapa ahli bahkan menamai Web 3.0 sebagai Web Semantik itu sendiri.
Keunikan dari Web 3.0 adalah konsep dimana manusia dapat berkomunikasi dengan mesin pencari. Kita bisa meminta Web untuk mencari suatu data spesifik tanpa bersusah-susah mencari satu per satu dalam situs-situs Web. Web 3.0 juga mampu menyediakan keterangan-keterangan yang relevan tentang informasi yang ingin kita cari, bahkan tanpa kita minta.
Web 3.0 terdiri dari:
• Web semantik
• Format mikro
• Pencarian dalam bahasa pengguna
• Penyimpanan data dalam jumlah besar
• Pembelajaran lewat mesin
• Agen rekomendasi, yang merujuk pada kecerdasan buatan Web
Web 3.0 menawarkan metode yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Web 3.0 juga memungkinkan fitur Web menjadi sebuah sarana penyimpanan data dengan kapasitas yang luar biasa besar.
Walaupun masih belum sepenuhnya direalisasikan, Web 3.0 telah memiliki beberapa standar operasional untuk bisa menjalankan fungsinya dalam menampung metadata, misalnya Resource Description Framework (RDF) dan the Web Ontology Language (OWL). Konsep Web Semantik metadata juga telah dijalankan pada Yahoo’s Food Site, Spivack’s Radar Networks, dan sebuah development platform, Jena, di Hewlett-Packard.
Teknologi Web generasi ketiga yang pertama kali diperkenalkan tahun 2001 ini memiliki ciri-ciri umum seperti suggest, happen dan provide, dimana disini web seolah-olah sudah seperti kehidupan di alam nyata.
Hmmm panjangnya penjelasan diatas..semoga artikel ini dapat menambah wawasan kalian semua..kurang lebihnya mohon maaf ya..!! n_n
Dirangkum dari berbagai sumber yang ada d "mbah" google.
- http://id.wikipedia.org/wiki/Web_2.0
- http://id.wikipedia.org/wiki/Web_3.0
- http://www.newmedia.web.id/2008/08/perkembangan-web-hingga-aplikasi-web-20/
- http://www.gayahidupdigital.com/2006/02/16/web-20-1/
- http://catatan-yuniar.blogspot.com/2009/04/web-10-web-20-dan-web-30.html
- http://rachmadian2008.multiply.com/journal/item/4/Mengenai_teknologi_web_1.0_web_2.0_web_30
- http://www.newmedia.web.id/2008/09/perbandingan-aplikasi-web-10-dengan-web-20/
- http://sistem-informasi.com/2008/12/20/web-dan-perkembangannya/
(^o^)
Selasa, 23 Maret 2010
Selasa, 02 Maret 2010
Web Science
Sebelum kita mengenal lebih jauh tentang web science, kita terlebih dahulu mengetahui pengertian tentang web :
Web atau website ialah suatu kumpulan halaman yang menampilkan informasi berupa data teks, gambar yang diam maupun bergerak, data animasi, suara, video, atau bisa mencakup keseluruhannya..Kita mencari informasi di internet, netter atau pengguna pasti akan menuju sebuah alamat unik internet, misal : www.google.com atau www.yahoo.com, alamat unik tersebut dinamakan sebagai nama domain (Domain Name/URl - Uniform Resource Locator). Alamat ini dibuka melalui browser yang ada di komputer. Browser yang biasa digunakan ialah : Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, dan Netscape.
Nah sekarang kita menuju pengertian web science :
Web Science itu suatu kajian sains dari Web yang terlahir dari sistem Informasi. Pada Web Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga terfokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi.
Ternyata web science itu gabungan dari beberapa disiplin ilmu. Web science ternyata bisa menyajikan hal-hal yang bersifat edukatif atau mendidik.. Yang kita gunakan untuk edukasi yang bermanfaat..
Postingan kali ini pasti banyak kekurangan,,,
sumber :
http://www.baliorange.web.id
Langganan:
Postingan (Atom)