Minggu, 17 Oktober 2010

Persahabatan - Khalil GIbran

Dan seorang remaja berkata,Bicaralah pada kami tentang Persahabatan.

Dan dia menjawab:
Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mahu kedamaian.

Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “Tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “Ya”.
Dan bilamana dia diam,hatimu berhenti dari mendengar hatinya; kerana tanpa ungkapan kata, dalam persahabatan, segala fikiran, hasrat, dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi, dengan kegembiraan tiada terkirakan.
Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berdukacita;
Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya, mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.
Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya, bukanlah cinta , tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu jika kau sentiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria dan berkongsi kegembiraan..
Kerana dalam titisan kecil embun pagi, hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan.

~ Khalil Gibran ~

http://suryotomo.wordpress.com

Kuliah itu apa c?????

Menjajaki bangku kuliah memang berbeda dengan bangku sekolah. Di sekolah siswa berlomba-lomba mengumpulkan nilai bagus untuk mendapatkan ranking teratas. Setelah memasuki ruangan kampus, semuanya berubah karena kita sudah dispesifikasikan sesuai dengan kemampuan kita dan bidang yang kita sukai (kecuali yang dipaksa sama orang tua). Kita berada dalam jurusan yang akan mengantarkan kita ke dunia kerja. Sistem penilaiannya sudah berbeda. Penilaian di kuliah berdasarkan mata kuliah yang diambil dan dinilai dengan huruf (ABCDE). Dosen yang dihadapi pun bervariasi kepribadiannya. Dosen pun tak sama dengan guru. Guru masih memperhatikan perkembangan akademik masing-masing siswanya di dalam maupun luar sekolah dan berusaha agar murid-muridnya paham dengan suatu pelajaran, sedangkan Dosen lebih banyak berperan mengajar di dalam ruangan dan cenderung mengejar materi mata kuliah sesuai dengan SKS (tidak memiliki tanggungan untuk memperhatikan perkembangan akademik mahasiswanya).

Mahasiswa umumnya belajar dengan maksimal berharap mendapatkan nilai yang bagus. Belajar di bangku kuliah semata-mata hanya untuk mengejar nilai. Bagaimanapun juga kita sebagai mahasiswa membutuhkan nilai untuk kelak mencari pekerjaan. Pada lowongan pekerjaan, syarat utama untuk melamar suatu pekerjaan yaitu dengan standar nilai ipk tertentu (biasanya ipk yang diminta 3,00). Tentu saja, bagi yang ‘gila nilai’ berjuang keras untuk mendapatkan nilai sebagus-bagusnya, tidak jarang pula ada yang mengambil jalan pintas (seperti menyontek, dll). Tetapi apakah nilai itu segala-galanya? Apakah hanya esensi nilai saja yang diutamakan. Bagaimana dengan ilmu yang didapat selama bangku kuliah?

Seperti yang kita ketahui, tujuan utama kita menuntut ilmu di bangku kuliah adalah untuk mencari ilmu sehingga dapat diterapkan pada pekerjaan yang sesuai dengan bidang masing-masing. Namun, anggapan itu dapat dipatahkan jika seseorang tersebut hanya mengejar nilai. Mahasiswa yang hanya memikirkan nilai akan merasa terpukul bahkan stress jika mendapatkan nilai yang jelek. Seperti yang kita ketahui, nilai didapat ketika kita bisa mengerjakan soal-soal yang diujikan. Tentu saja soal-soal yang diujikan tidak semua materi tertera dalam soal. Namun faktanya, tidak semua mahasiswa yang kompeten mendapatkan nilai yang bagus. Mahasiswa yang berjaya dalam ujianlah yang bisa. Jadi, nilai bukanlah ukuran yang valid dalam menentukan kapabilitas seseorang.

Beda dosen beda penilaian. Ada dosen yang murah nilai dan ada dosen yang pelit nilai. Jika seorang mahasiswa yang berkemampuan biasa diajar oleh dosen yang murah nilai, ia sangatlah beruntung. Sebab, ia bisa mendapatkan nilai tambahan oleh dosen itu. Namun apabila ia diajar dosen yang pelit nilai, alhasil ia akan sulit memperoleh nilai yang bagus.

Nilai bukanlah ukuran yang valid untuk menentukan kemapuan mahasiswa. Mahasiswa seharusnya lebih bijak dalam mendefinisikan nilai dan ilmu. Padahal banyak hal yang harus dipikirkan ketimbang nilai. Pengaplikasian dari ilmu yang didapat itulah yang lebih penting. Jika kita mampu memahami semua mata kuliah dan bisa menerapkannya ke dunia nyata, kita berarti mampu untuk bersaing di dunia kerja. Jadi, jangan hanya duduk untuk menghafal semua teori-teori, seseorang juga harus tanggap kepada problematika yang ada di lingkungan sekitar. Jika seseorang berkuliah untuk bertekad mencari ilmu, ia tidak hanya mencari ilmu di dalam kampus, ilmu di luar kampus tidak kalah banyaknya. Niscaya, nilai yang baik akan datang dengan sendirinya. Ilmu di luar kampus (di masyarakat) adalah ilmu yang sesungguhnya. Kita bisa berhadapan langsung dengan masalah-masalah yang terjadi dan dapat membuat kita semakin matang dalam menyelesaikannya. Terkadang teori tidak sesuai dengan praktek, teori hanyalah ulasan secara global. Sejauh ini, banyak sekali sekali lulusan sarjana yang menggagur, hal itu diakibatkan karena banyak yang kurang kompeten meskipun bernilai baik. Ia kurang agresif di lapangan kerja karena daridulu hanya terpaku untuk mengumpulkan nilai, sehingga waktu untuk mencari ilmu di luar kurang. Alahkah baiknya jika berjalan keduanya. :)

sumber : http://edukasi.kompasiana.com

Selasa, 12 Oktober 2010

Logo





Logo ini merupakan logo sebuah yayasan, yayasan Bina Tunas Muda. Filosofi dari logo ini ialah gambar yang seolah-olah seperti manusia yang sedang merangkul untuk mengajak yang lainnya agar ikut serta dalam organisasi tersebut, warna hijau melambangkan kebersamaan antara kita untuk membantu sesama yang kurang mampu dan warna hijau ini organisasi ini berlandaskan islam.

Minggu, 10 Oktober 2010

Tradisi keluarga : Arisan

Minggu ini keluarga ku kebagian menjadi tuan rumah. Arisan keluarga ini selalu diadakan sebulan sekali dengan lokasi yang bergilir, sesuai dengan kocokan arisan. Persiapan dilakukan jauh-jauh hari, mulai dari persiapan menu yang akan dihidangkan, kue-kue, tempat, dll.

Mulai dari malam sebelum hari H orang tua ku dan para om dan bulik ku sudah sibuk membuat kue lemper (ketan yg sudah di kukus setengah matang terus di isi dengan abon, kemudian dibungkus dengan daun pisang, lalu dikukus kembali) kegiatan ini ternyata makan waktu yang cukup lama, mulai dari maghrib baru selesai kira-kira jam 11 malam (ckckck betahnya...)

Paginya baru dech mulai memasak makanan "besar" yang akan dihidangkan, mulai dari opor ayam, gudeg jogja, kacang tolo+krecek, rendang daging, sambal+lalapan (btw makanan'a khas jawa bangeeeeettttt, mentang2 yg arisan orang-orang'a dari jawa juga...hahahaha)...blengerrrrrrrrr banyak bgttt makanan'a....hehehe
Si kue juga tak kalah banyaknya ada lemper, kacang rebus, kue putu, dan berbagai macam bolu, mulai dari bolu biasa, bolu karamel, bolu pelangi, lapis surabaya. Kebanyakan sich oleh2 dari keluarga yang datang...hehehe

Wuaaahhhhh seneng sich keluarga besar ngadain arisan kayak gini, itung2 sebagai ajang silaturahmi antar keluarga, cerita-cerita antar keluarga, dan masih banyak keuntungan yang lain...semoga generasi aku nanti bisa ngadain arisan keluarga seperti ini.....amiiiiiiiiinnnnnnnn....^^

Jumat, 01 Oktober 2010

Kado buat Sahabat

Sahabat ialah anugerah terindah yang ALLAH berikan kepada kita. Hidup menjadi berwarna-warni indah mempesona, begitu seorang sahabat memasuki hati, menjadi belahan jiwa kita.

Tidak ada yang lebih menyenangkan dan membahagiakan, ketika kita mendapat perhatian dari seseorang yang dekat dengan kita. Kadangkala perhatian itu bisa sesuatu hal yang kecil dan sederhana, misalnya :

1. Mengingat dan mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya. Apalagi jika kamu memberikan kado yang bermanfaat bagi dirinya atau mencari sesuatu bentuk ekspresi yang membuat ia terkesan. Tetapi jangan perilaku yang destruktif, contoh menyiramnya dengan air sabun, mencemplok dengan telur busuk, menyiram dengan air comberan/air kotor, dan sebagainya.

2. Memberinya ucapan selamat saat ia mendapatkan kesuksesan. Selain membuat ia bahagia, hal ini juga akan membuat semangat kamu bangkit untuk mencontoh kesuksesan dia.

3. Sering-sering in-touch sama dia, bisa pakai telepon, sms, atau ketemu secara langsung. Jangan sampai kesibukanmu membuatmu lupa kontak dengan sahabat kamu. Karena cinta itu butuh dipupuk dan disiram, agar tumbuh dan berkembang indah di taman hati kita.

4. Memanggilnya dengan panggilan kesayangan. Tanyakan kepada dia, dia lebih suka dipanggil dipanggil dengan sebutan apa. Atau ajukan nama yang khusus merupakan panggilan kesayangan kamu kepada dia.

5. Mengetahui kesukaan dan menghindari ketidaksukaannya. Sangat aneh jika kamu mengaku sahabatan dengan dia, tetapi kamu tidak tahu bahwa dia tidak suka duren (misal). Maka tanyakan atau amati, apa sebenarnya yang ia sukai dan ia benci. Dengan demikian, kamu tidak akan melakukan kesalahan di kemudian hari, yang akan merepotkan jalinan persahabatan kalian.

6. Menghibur saat ia sedih. Untuk hal ini, kita juga harus mampu membaca ekspresi sahabat kita. Bagaimana jika ia sedang bersedih, patah hati, marah dan sebagainya. Dengan demikian, kita tidak perlu menanyakan atau mendesak, kamu ini kenapa???. Karena pertanyaan semacam itu justru membuat situasi semakin runyam.

7. Mendengarkan keluh kesahnya, memahami kesedihannya, serta tidak menganggap remeh kesedihan itu. Mendengarkan, menurut orang bijak, sudah setengah dari solusi. Kita dituntut untuk lebih banyak mendengar daripada berbicara. Karena itu, ALLAH menciptakan satu mulut dan dua telinga. ^^

Jumat, 24 September 2010

Mudiiiiikkk yuuukkkk ^^



Mudik itu apa sichhh???

Mudik itu bukan salah satu dari ritual agama, tapi mudik itu merupakan salah satu tradisi para perantau untuk pulang ke kampung halamannya untuk sementara waktu sekedar bersilahturahmi ke orang tua dan sanak saudara yang jarang ketemu (mis : setahun sekali). Mudik di Indonesia suatu yang khas dan biasanya dilakukan menjelang hari raya besar misalnya Lebaran.
Mudik bisa dilakukan dengan berbagai cara, bisa menggunakan mobil pribadi, transportasi umum seperti kereta api, bus, pesawat, kapal laut, bahkan dengan menggunakan sepeda motor sekalipun. Mereka melakukan berbagai macam cara agar bisa mudik dan berkumpul bersama keluarga besarnya di kampung halaman.

Beruntung punya orang tua yang merantau, walaupun kampung halaman kedua orang tua ku satu kampung (tetangga). Kampung halaman orang tua ku di daerah Jogjakarta tepatnya di desa Sogan, Wates, Kulonprogo (ada yang tau????). Mudik di keluarga paling tidak satu tahun sekali, biasanya kami mudik selalu melakukan perjalanan darat. Kenapa??? karena itu merupakan salah satu cara yang mungkin dilakukan, kalau melakukan perjalanan udara dengan menaiki pesawat terbang pasti membutuhkan biaya sangat besar!!, perjalanan air tidak bisa dilakukan karena daerahnya tidak ada pelabuhan. Ya perjalanan darat lah solusi yang paling tepat, karena kita bisa sedikit menghemat pengeluaran dan kami bisa berkonvoi dengan saudara-saudara kami yang lain (satu kampung juga).

Pada umumnya perjalanan menuju kampung halaman ku selama 12 jam (kalau lancar). Tapi dalam kondisi lebaran seperti ini, tidak mungkin bisa sampai selama 12 jam perjalanan bahkan bisa lebih dari 1 hari (24 jam). Kali ini kami menempuh perjalanan selama 18 jam lamanya, kami terjebak macet di daerah Bumiayu selama kurang lebih 3 jam. Macet kali ini benar2 diam di tempat (tidak bergerak sama sekali) mana disekitarnya sawah yang terbentang, kalau sudah macet seperti itu aku hanya bisa diam di dalam mobil sembari mendengarkan musik, main facebook melalui handphone, sms, telpon2an...yah kalau engga ya tidur...hehehehe.

Sesampainya disana (kampung halaman) aku pun bertemu dengan sanak saudara, kebetulan keluarga dari pihak ibu kumpul semua disini. Aku pun bisa bertemu dengan kedua mbah ku yang kini tersisa hanya dari pihak ibu, lebaran kali ini terasa berbeda soalnya aku tidak bisa merasakan lagi bersama mbah kakung ku dari pihak bapak, karena mbah ku kini sudah tenang berada di sisi-Nya (meninggal). Walaupun begitu aku masih bahagia kok, karena aku bisa bertemu kembali di lebaran tahun ini. Lebaran tahun ini sekaligus moment hari ulang tahun ku, hmmmm betapa senangnya aku....hehehehe

Jogjakarta terkenal dengan gudeg-nya, bakpia, kerajinan tangan yang etnik-etnik, batik, kaos Dagadu, dan masih banyak lainnya. Kalau ke sana wajib ke Malioboro dan Pasar Beringharjo ya....=) Di Candi Borobudur kita bisa memperoleh hiasan-hiasan canti berbentuk miniatur becak, sepeda, candi, patung-patung Budha, gantungan kunci, kaos, topi, baju batik, ulekan + cobeknya dan pernak-pernik lainnya. Pokoknya seruuu dech klo jalan-jalan ke Jogja. Dan aku pun engga pernah merasa bosan ataupun jenuh berkunjung ke Jogja, malah terobsesi untuk mencari cowo untuk calon suami kelak di Jogja...hehehehe *ngarep*

Pokoknya HAPPY ALWAYS WALKING2 @JOGJA!!!!!! ^^

Minggu, 16 Mei 2010

Kekasih Sejati vs Kekasih Standard

Kekasih standard selalu ingat senyum diwajahmu
Kekasih sejati juga mengingat wajahmu waktu sedih

Kekasih standard akan membawamu makan makanan yang
enak-enak
Kekasih sejati akan mempersiapkan makanan yang
kamu suka

Kekasih standard setiap detik selalu menunggu
telpon dari kamu
Kekasih sejati setiap detik selalu teringat ingin
menelponmu

Kekasih standard selalu mendoakan mu kebahagiaan
Kekasih sejati selalu berusaha memberimu kebahagiaan

Kekasih standard mengharapkan kamu berubah demi dia
Kekasih sejati mengharapkan dia bisa berubah untuk
kamu

Kekasih standard paling sebal kamu menelpon waktu
dia tidur
Kekasih sejati akan menanyakan kenapa sekarang
kamu baru telpon?

Kekasih standard akan mencarimu untuk membahas
kesulitanmu
Kekasih sejati akan mencarimu untuk memecahkan
kesulitanmu

Kekasih standard selalu bertanya mengapa kamu
selalu membuatnya sedih?
Kekasih sejati akan selalu mananyakan diri sendiri
mengapa membuat kamu sedih?

Kekasih standard selalu memikirkan penyebab perpisahan
Kekasih sejati memecahkan penyebab perpisahan

Kekasih standard bisa melihat semua yang telah dia
korbankan untukmu
Kekasih sejati bisa melihat semua yang telah kamu
korbankan untuknya

Kekasih standard berpikir bahwa pertengkaran
adalah akhir dari segalanya
Kekasih sejati berpikir, jika tidak pernah
bertengkar tidak bisa disebut cinta sejati

Kekasih standard selalu ingin kamu disampingnya
menemaninya selamanya
Kekasih sejati selalu berharap selamanya bisa
disampingmu menemanimu

kekasih standard selalu berusaha menjanjikanmu
yang selama ini kau impikan
kekasih sejati akan berhati-hati dalam berjanji
karena dia tidak ingin kau kecewa

kekasih standard akan membahas semuanya denganmu
kekasih sejati tidak ingin kau memikirkan
apa-apa,dia sudah menyiapkan semuanya untukmu

kekasih standard akan merindukanmu ketika kau jauh
kekasih sejati akan tetap merindukanmu bahkan
ketika kau didekatnya

author: unknown